Sebanyak 80 penerima manfaat mendapatkan dukungan pada penyaluran yang berlangsung di Kantor Baznas Kota Kendari, Selasa (6/10/2026). RADAR KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari kembali menyalurkan bantuan ekonomi produktif kepada masyarakat melalui program bantuan modal usaha.
Sebanyak 80 penerima manfaat mendapatkan dukungan pada penyaluran yang diserahkan langsung Kabag Kesra Setda Kota Kendari, H.Sapri di Kantor Baznas Kota Kendari, Selasa (6/10/2026).
Wakil Ketua Baznas Kota Kendari, Achmad Muchdair, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada 75 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta lima penerima program ZMart.
“Jadi, kegiatan pada hari ini adalah pendistribusian di bidang ekonomi yang terdiri dari UMKM sebanyak 75 dan ZMart lima orang. Totalnya 80 untuk bulan ini,” kata Achmad.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi tantangan ekonomi.
Bantuan modal tambahan diharapkan dapat membantu penerima manfaat mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha yang dijalankan.
“Tujuannya bagaimana saudara-saudara kita yang pelaku ekonomi, baik itu UMKM maupun ZMart, dalam hal ini sembako, bisa berdaya menghadapi masalah-masalah dan kondisi keuangan masyarakat yang memang agak susah,” ujarnya.
Achmad menegaskan, Baznas Kota Kendari berupaya agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Kendari, H. Amri Natsir, mengatakan program ekonomi produktif tersebut merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Amri menjelaskan, sepanjang 2026 Baznas Kota Kendari menyalurkan bantuan modal usaha kepada sekitar 400 penerima manfaat atau mustahik. Bantuan tersebut diberikan dalam dua bentuk utama, yakni bantuan bagi pelaku UMKM atau pedagang kecil dan program ZMart.
Untuk pelaku UMKM atau pedagang kecil, masing-masing mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp1 juta. Sedangkan penerima program ZMart memperoleh bantuan permodalan dan penguatan warung atau kios sebesar Rp5 juta.
Berdasarkan data publikasi program ekonomi Baznas Kota Kendari, total dana pendistribusian di bidang ekonomi mencapai Rp425.502.000. Bantuan tersebut di antaranya disalurkan kepada 302 mustahik pedagang kecil dan 15 penerima program ZMart.
Amri mengatakan, program tersebut tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan modal. Para penerima juga mendapatkan pendampingan dan motivasi secara berkala agar usaha yang dijalankan dapat berkembang.
Baznas Kota Kendari bahkan menargetkan pembentukan minimal satu ZMart di setiap kelurahan di Kota Kendari pada 2026.
ZMart merupakan warung binaan Baznas yang menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat.
Melalui program tersebut, penerima manfaat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki usaha yang berkelanjutan.
Amri menegaskan, keberhasilan program ekonomi produktif Baznas tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat untuk meningkatkan taraf hidupnya.
“Harapan kita, mereka yang hari ini menjadi penerima zakat atau mustahik, dengan pengelolaan usaha yang baik, suatu saat nanti bisa berkembang dan bertransformasi menjadi pembayar zakat atau muzakki yang dapat membantu saudara-saudara kita yang lain,” pungkasnya.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar