Warga Pasaeno Kendari memadamkan api yang membakar sampah di kawasan tersebut. RADARKENDARI.ID – Camat Kadia, Hasman Dani, mengimbau seluruh warga di wilayahnya, khususnya di sekitar Jalan Pasaeno (kawasan MAN 1 Kendari), untuk tidak membakar sampah rumah tangga secara mandiri.
Imbauan ini dikeluarkan setelah petugas kebersihan di lapangan gagal mengangkut sampah di titik tersebut karena kondisi sampah yang sedang terbakar.
Hasman Dani menjelaskan bahwa sebenarnya pihak kecamatan sudah menginstruksikan anggota pengangkut untuk membersihkan tumpukan sampah di lokasi tersebut. Namun, saat petugas tiba, sampah sudah dalam kondisi dibakar oleh warga.
“Tadi anggota sudah saya arahkan untuk mengangkat (sampah), ternyata sampai di sana mereka (warga) bakar. Akhirnya anggota tidak jadi mengangkut karena tidak mungkin mengambil sampah dalam kondisi api masih menyala,” ujar Hasman Dani, Sabtu (17/1).
Terkait penumpukan sampah yang sempat dikeluhkan warga beberapa hari terakhir, Camat Kadia mengakui adanya kendala teknis pada armada pengangkut. Mobil sampah yang biasa beroperasi di kawasan tersebut mengalami kerusakan yang cukup serius.
“Mobil yang mengangkut di sini memang sudah rusak selama empat hari, jadi pengangkutan sempat tertunda. Kami mohon pengertian masyarakat untuk tidak membakar sampah agar memudahkan petugas saat armada cadangan atau petugas tiba di lokasi,” tambahnya.
Kondisi sampah yang belum terangkut ini sebelumnya dikeluhkan oleh warga sekitar, salah satunya Sundoyo. Mengutip dari Radar Kendari, tumpukan sampah di Jalan Pasaeno, Kelurahan Lahundape ini tidak hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga menghambat pengerjaan proyek drainase yang sedang digenjot Pemerintah Kota Kendari.
Sundoyo menyebutkan bahwa sampah-sampah tersebut sering meluber hingga ke area galian drainase.
Hal ini memaksa pekerja harus membersihkan sampah terlebih dahulu sebelum melanjutkan pengerjaan saluran air, yang bertujuan untuk mencegah banjir di kawasan sekitar MAN 1 Kendari.
Pemerintah Kecamatan Kadia berharap kerja sama warga untuk tetap menaruh sampah di titik yang telah ditentukan tanpa membakarnya, agar begitu petugas datang, proses evakuasi sampah bisa dilakukan dengan cepat dan lancar tanpa membahayakan keselamatan petugas.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar