Basmi Sultra Desak Operasi Gabungan Berantas Sarang Narkoba di Kampung Salo dan Gunung Jati

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 14:47 60 radarkendari.id

KENDARI – Badan Advokasi Sosial Masyarakat Indonesia (Basmi) Sulawesi Tenggara mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas terhadap dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah Kampung Salo dan Gunung Jati, Kota Kendari.

Koordinator Basmi Sultra, Ferli, menegaskan bahwa penindakan bukan hal mustahil dilakukan jika aparat menunjukkan keseriusan dalam memberantas jaringan narkotika yang diduga kuat telah mengakar di kawasan tersebut.

Menurutnya, diperlukan langkah strategis melalui pembentukan tim gabungan yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), hingga TNI guna melaksanakan operasi terpadu. “Alat negara tidak boleh kalah dengan gembong narkoba. Tidak boleh ada negara dalam negara,” tegas Ferli.

Ia menilai, peredaran narkoba di wilayah tersebut telah berdampak luas, termasuk meningkatnya angka kriminalitas. Ferli menyebut sejumlah pelaku kejahatan nekat beraksi demi memenuhi kebutuhan membeli sabu, yang jejaknya kerap terlihat melalui aktivitas digital.

Ferli juga menyoroti adanya pengakuan dari aparat terkait kesulitan melakukan penindakan di lokasi tersebut. Karena itu, ia mendesak agar tim gabungan segera diterjunkan untuk mengatasi situasi yang dinilai sudah mengkhawatirkan. “Harus tim gabungan yang diturunkan secepatnya,” tambahnya.

Sementara itu, Polresta Kendari sebelumnya telah merespons video viral yang memperlihatkan dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah Kampung Salo dan Gunung Jati.

Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir, mengakui kedua wilayah tersebut masuk kategori zona merah peredaran narkotika. Ia mengungkapkan, aparat kerap menghadapi perlawanan saat melakukan operasi penindakan. “Penangkapan 2024, mobil kami dilempari batu dan hampir dibakar,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyebut insiden pada 2023 di mana anggota kepolisian sempat menjadi korban penikaman saat operasi berlangsung. Bahkan, terdapat informasi bahwa pelaku diduga menggunakan senjata api di lokasi tersebut. “Harus tim gabungan dengan Polda dan BNNP,” tegasnya.

Saat ini, Polresta Kendari telah melakukan koordinasi dengan Polda Sultra dan pihak terkait lainnya, sembari menunggu tindak lanjut dari pimpinan untuk langkah penindakan selanjutnya.

Editor : Agus Setiawan

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA