Dosen dan mahasiswa STIE Enam Enam Kendari turun langsung melakukan penelitian kolaboratif di Kabupaten Konawe Utara. KONAWE UTARA – Upaya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pangan lokal terus digencarkan. Kali ini, dosen dan mahasiswa STIE Enam Enam Kendari turun langsung melakukan penelitian kolaboratif di Kabupaten Konawe Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara STIE Enam Enam Kendari dengan Pemerintah Daerah Konawe Utara melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan.
Fokusnya adalah mengoptimalkan pemanfaatan hasil pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.
Seminar awal penelitian telah digelar pada Selasa, 21 April 2025, dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Konawe Utara, Alham, S.P., M.M. Hadir pula Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) serta Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Ketua tim peneliti, Dr. Abdul Razak, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa penelitian ini mengusung pendekatan pembelajaran berbasis riset dengan melibatkan mahasiswa secara aktif di lapangan. Menurutnya, pengalaman langsung menjadi kunci dalam membangun kompetensi generasi muda.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung proses produksi, mulai dari pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk UMKM,” ujarnya.
Ia menilai Konawe Utara memiliki potensi besar di sektor pangan lokal yang belum sepenuhnya dioptimalkan. Melalui inovasi pengolahan dan strategi pemasaran yang tepat, produk pangan lokal diyakini mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Penelitian ini akan mengkaji berbagai aspek, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Selain itu, tim juga akan merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan dan aplikatif.
Hasil riset diharapkan tidak berhenti sebagai kajian akademik semata, tetapi mampu menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Pihak Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Konawe Utara menyambut positif kolaborasi ini. Mereka berharap rekomendasi yang dihasilkan nantinya dapat memperkuat program pemberdayaan UMKM, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Seminar awal ini menjadi langkah pembuka dari rangkaian penelitian yang akan berlangsung beberapa bulan ke depan, dengan melibatkan pelaku UMKM, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan solusi nyata bagi pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi pangan daerah.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar