AKP Ismunandar KENDARI – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia mendalami kasus dugaan pengeroyokan di kompleks BTN Wirabuana, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Korps Bhayangkara yang dipimpin AKP Ismunandar itu berjanji akan mengusut tuntas kasus pengeroyokan dan pembusuran yang dilakukan lima terduga pelaku dengan korban berinsial RN.
Kejadian pada Sabtu 9 April itu membuat RN menjalani operasi di RSUD Kendari akibat luka busar bagian perut sebalah kanan.
Kapolsek Poasia, AKP Ismunandar, mengatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Sejumlah saksi dan korban telah dimintai keterangannya.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Ismunandar, Selasa (12/5).
Ia menjelaskan, polisi sebelumnya sempat mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, yang bersangkutan baru berstatus sebagai saksi pada kejadian itu.
Ia menguraikan penyebab terjadinya aksi pengeroyokan tersebut berawal dari korban menegur pelaku keren mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dalam gang kompleks BTN Wirabuana dan suara knalpot motor yang digunakan pelaku berisik.
Menurutnya, hingga kini penyidik telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap identitas pelaku utama. Namun, jumlah pelaku yang terlibat masih dalam penyelidikan. Untuk pelaku utama masih diselidiki.
“Kondisi korban yang terkena busur sampai saat ini berangsur mulai membaik dan kasus tersebut sudah menjadi atensi Polsek Poasia untuk diusut secara tuntas,” tutup Ismunandar.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Poasia, Ipda Dahlan megatakan akan memeriksa saksi-saksi guna mengungkap pelaku pengeroyokan dan pembusuran. Kasus ini akan terus didalami.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar