Indosat Tancap Gas Bangun Ekosistem AI Nasional

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Mei 2026 20:40 57 radarkendari.id

JAKARTA – PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menegaskan langkah agresifnya dalam mempercepat transformasi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.

Hal itu ditegaskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar pada 5 Mei 2026, sekaligus menetapkan pembagian dividen jumbo senilai Rp3,57 triliun kepada para pemegang saham.

Direktur Utama dan CEO Indosat, Vikram Sinha mengatakan, perusahaan kini memasuki fase baru pertumbuhan melalui strategi AI North Star yang difokuskan untuk menjadikan Indosat sebagai penggerak utama ekosistem AI nasional.

“Fokus kami jelas, mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham,” ujar Vikram dalam siaran pers perusahaan.

Indosat kini tidak hanya bertransformasi sebagai perusahaan telekomunikasi digital, tetapi juga mengembangkan diri menjadi AI TechCo dengan memperluas layanan ke sektor sovereign AI, cloud, dan keamanan siber.

Strategi tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan NVIDIA yang diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026.

Lewat kemitraan itu, Indosat menghadirkan platform Sahabat-AI yang dirancang untuk membuka akses kecerdasan buatan bagi masyarakat, developer, institusi, hingga pelaku usaha di Indonesia.

Platform ini diklaim mampu menghadirkan solusi AI yang relevan dengan bahasa, budaya, dan kebutuhan pasar nasional.

Tak hanya itu, perusahaan juga membangun AI Grid terdistribusi berbasis jaringan nasional dan infrastruktur pusat data guna memperluas akses komputasi AI hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini disebut akan mempercepat pemerataan inovasi digital di luar kota-kota besar.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan tiga anggota direksi baru yakni Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir. Selain itu, Seppalga Ahmad resmi ditunjuk sebagai Komisaris Perseroan.

Manajemen Indosat menilai masuknya jajaran baru tersebut akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis secara lebih agile, khususnya dalam pengembangan teknologi AI dan tata kelola perusahaan.

Rapat juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp111 per saham atau total Rp3.579.840.016.227. Pembayaran dividen dijadwalkan dilakukan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi hasil rapat.

Berikut susunan terbaru jajaran komisaris dan direksi Indosat hasil RUPST 2026 : Dewan Komisaris dipimpin Nezar Patria sebagai Komisaris Utama, sementara jajaran direksi tetap dipimpin oleh Vikram Sinha sebagai Direktur Utama.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA