Warga Konawe Utara Geruduk PLN UP3 Kendari, Murka Akibat Strom Tak Stabil Rusakkan Elektronik

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 00:35 45 radarkendari.id

KENDARI – Kesabaran masyarakat Kabupaten Konawe Utara tampaknya telah mencapai batas. Rabu (13/5/2026), puluhan warga mendatangi kantor PLN UP3 Kendari untuk meluapkan kekecewaan atas kondisi listrik yang dinilai semakin buruk dan tak kunjung mendapat solusi.

Dalam aksi tersebut, warga memprotes strom listrik yang kerap naik turun dan sering padam. Kondisi itu disebut telah menyebabkan banyak alat elektronik milik masyarakat mengalami kerusakan, mulai dari televisi, kulkas, mesin cuci hingga peralatan usaha kecil.

Dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian, massa menuntut PLN bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga akibat pelayanan listrik yang dianggap tidak maksimal.

“Kami bayar listrik tepat waktu, tapi strom tidak stabil terus. Banyak alat elektronik warga rusak akibat tegangan listrik naik turun,” teriak Hendrik di tengah aksi.

Suasana aksi sempat memanas ketika massa menilai PLN lamban merespons keluhan masyarakat Konawe Utara yang sudah berlangsung cukup lama. Warga mengaku kecewa karena hingga kini persoalan listrik belum juga menunjukkan perbaikan signifikan.

Hendrik dalam orasinya menegaskan, masyarakat sudah terlalu lama menjadi korban buruknya kualitas jaringan listrik di wilayah tersebut.

“Jangan jadikan masyarakat Konawe Utara korban terus-menerus akibat buruknya pelayanan listrik. Hampir setiap hari strom tidak stabil, alat elektronik warga rusak, tapi PLN seolah tutup mata. Kalau tidak mampu memberikan pelayanan yang layak, jangan biarkan masyarakat terus dirugikan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kerugian ekonomi yang terus dialami warga akibat kerusakan berbagai peralatan rumah tangga maupun alat usaha.

“Ini bukan kerugian kecil. Televisi, kulkas, mesin air sampai alat usaha warga rusak satu per satu. Masyarakat dipaksa menanggung kerugian sendiri akibat strom yang amburadul,” lanjut Hendrik dengan nada tinggi.

Selain menuntut kestabilan pasokan listrik, massa juga meminta PLN transparan terkait penyebab utama gangguan strom di Konawe Utara. Warga mendesak adanya langkah konkret untuk memperbaiki kualitas jaringan listrik agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Aksi akhirnya mereda setelah pihak PLN UP3 Kendari menerima perwakilan massa untuk berdialog dan mendengarkan tuntutan masyarakat.

Meski demikian, warga menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa lebih besar apabila persoalan strom listrik di Konawe Utara tidak segera mendapat solusi nyata dari pihak PLN.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA