STIE Enam-Enam Kendari melaksanakan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru (maba) untuk semester ganjil tahun akademik 2025/2026. RADAR KENDARI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari tengah gencar melaksanakan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru (maba) untuk semester ganjil tahun akademik 2025/2026.
Penerimaan mahasiswa baru menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi dalam membuka akses pendidikan sekaligus menjaga mutu akademik.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua STIE Enam-Enam Kendari, Muhammad Nur, dalam keterangannya terkait proses penerimaan mahasiswa baru dilingkupnya.
Ia menjelaskan bahwa dari sisi mutu akademik dan legal formal, STIE Enam-Enam Kendari telah memenuhi standar melalui akreditasi pada jenjang Strata 1 (S1) maupun Strata 2 (S2).
Oleh karena itu, pihak kampus tidak membatasi kuota penerimaan, namun tetap mengedepankan kualitas mahasiswa yang diterima.
“Untuk semester ganjil tahun ajaran 2025–2026, kami menargetkan sebanyak 1.100 mahasiswa baru,” ujar Muhammad Nur Kamis (02/07/2026).
Proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui dua gelombang. Gelombang pertama telah selesai dilaksanakan tes seleksi, dengan jumlah mahasiswa yang diterima sebanyak 236 orang.Sementara itu, gelombang kedua masih dibuka hingga Agustus.
“Alhamdulillah hingga saat ini, sudah ada kurang lebih 173 orang. Kami optimistis jumlah ini akan terus bertambah seiring meningkatnya animo masyarakat,” tambahnya.
Muhammad Nur juga menyampaikan harapannya agar informasi terkait penerimaan mahasiswa baru dapat tersebar lebih luas di masyarakat, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga kuota yang tersedia dapat terpenuhi secara maksimal.
Selain itu, STIE Enam-Enam Kendari khususnya program studi manajemen membuka program panjang dalam hal ini memberangkatkan mahasiswa ke luar negri khususnya Taiwan dalam sebuah proses kegiatan pembelajaran di dunia industri dan sekaligus mendapatkan insentif penghasilan tambahan, bisa mendapatkan pengalaman magang di luar negri.
Penulis : Vebrian
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar