Bapanas RI Gelontorkan Puluhan Ton Beras dan Minyak Goreng Gratis untuk Korban Banjir di Kendari

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 16:57 50 radarkendari.id

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) bergerak taktis dalam merespons musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Berkat koordinasi kilat dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), bantuan pangan darurat kini mulai mengalir deras ke tangan masyarakat yang terdampak.

Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan buah dari upaya proaktif Wali Kota Kendari dalam memastikan ketersediaan pangan bagi warga di masa krisis.

Proses Administrasi “Kilat” demi Rakyat

Dalam keterangannya di hadapan awak media, Abdul Rauf menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini melalui proses administrasi yang sangat cepat mengingat statusnya yang bersifat darurat.

“Alhamdulillah, berkat Ibu Wali Kota, di situasi yang begitu darurat, tanda tangan surat sampai ke Badan Pangan itu malam juga langsung diakomodir oleh pusat. Segera dikeluarkan bantuan pangan untuk masyarakat Kota Kendari,” ujar Abdul Rauf, Jumat (15/05/2026).

Rincian Bantuan: Beras dan Minyak Goreng

Tak tanggung-tanggung, total bantuan yang dikucurkan mencapai angka yang signifikan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menekan laju inflasi daerah pasca-bencana yakni Beras sebanyak 52 ton dan Minyak Goreng sebanyak 3 ton.

Penyaluran hari ini difokuskan pada beberapa titik, salah satunya di Kecamatan Baruga. Tercatat sekitar 23 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut menerima bantuan khusus, sementara secara keseluruhan terdapat hampir 400 hingga 500 KK yang mendapatkan alokasi bantuan serupa di berbagai titik terdampak.

Kualitas dan Ketepatan Sasaran

Setiap KK yang terdaftar mendapatkan paket bantuan berupa: 20 kg Beras per KK, dan 4 Liter Minyak Goreng per KK.

Abdul Rauf menegaskan agar para Lurah memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang berhak sesuai dengan data yang telah diverifikasi.

“Saya mohon Pak Lurah, ini diberikan kepada yang memang nama-namanya sudah ada dari data DTKS kita. Ini tidak lain untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menjaga inflasi daerah,” tegasnya.

Langkah cepat ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga Kendari yang sedang berjuang memulihkan diri dari dampak banjir, sekaligus menjadi bukti kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA