Sekretariat DPRD Kota Kendari menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Haluoleo yang melakukan riset sebagai penyelesaian tugas mata kuliah Proses Legislasi. KENDARI – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menerima kunjungan riset dari mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO), Rabu (3/6/2026).
Kedatangan para mahasiswa kampus hijau ini bertujuan untuk mendalami praktik nyata proses legislasi tingkat daerah guna menyelesaikan tugas mata kuliah Proses Legislasi.
Rombongan mahasiswa ini diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat DPRD Kota Kendari, Muh. Zul Arsam, didampingi Staf Pimpinan DPRD, Azis, serta Koordinator Staf Komisi 2, Andri, di Ruang Aspirasi Sekretariat DPRD Kota Kendari.
Dalam riset kali ini, mahasiswa FISIP UHO berfokus pada beberapa topik krusial terkait mekanisme pembentukan produk hukum daerah, di antaranya: Aktivitas pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari.
Selanjutnya, Partisipasi masyarakat dalam pembentukan Perda inisiatif DPRD Kota Kendari, Kapasitas anggota dewan dalam penyusunan naskah akademik Perda, Analisis propensi terkait konsistensi perencanaan dan realisasi Perda, dan Fungsi pengawasan DPRD terhadap implementasi Perda yang telah disahkan.
Menanggapi kunjungan tersebut, Kabag Hukum Sekretariat DPRD Kendari, Muh. Zul Arsam, memberikan apresiasi besar. Menurutnya, riset lapangan seperti ini sangat penting untuk mengenalkan dunia praktik pemerintahan kepada generasi muda agar tidak hanya terpaku pada teori di ruang kelas.
“Kegiatan riset seperti ini menjadi jembatan antara teori yang didapat di kampus dengan praktik yang terjadi di lapangan. Melalui pemahaman yang baik tentang proses legislasi daerah, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi pada pembangunan daerah dan negara kelak,” ujar Zul Arsam.
Di tempat yang sama, Staf Pimpinan DPRD Kendari, Azis, menambahkan bahwa keterbukaan terhadap kalangan akademisi merupakan bentuk komitmen transparansi kerja dari pihak DPRD Kota Kendari.
Ia pun menaruh harapan agar hasil riset para mahasiswa nantinya bisa menjadi masukan yang konstruktif bagi internal dewan.
“Kita sangat menghargai upaya mahasiswa untuk mendalami proses kerja DPRD. Hasil riset mereka diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk menyelesaikan tugas kuliah, tetapi juga dapat menjadi referensi bagi kita dalam meningkatkan kualitas kerja legislatif, terutama dalam penyusunan dan implementasi Perda,” jelas Azis.
Sementara itu, Koordinator Staf Komisi 2, Andri, menilai keterlibatan aktif mahasiswa dalam mempelajari proses legislasi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pemerintahan daerah.
“Proses pembentukan peraturan daerah yang baik dan benar membutuhkan pemahaman yang mendalam dari berbagai pihak, termasuk kalangan muda. Melalui riset ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pentingnya peran DPRD dalam membangun daerah serta bagaimana setiap langkah dalam proses legislasi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” pungkas Andri.
Selain melakukan wawancara dan pengumpulan data riset, kegiatan kunjungan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif serta pemaparan materi mendalam mengenai alur kerja dan fungsi legislatif di lingkungan DPRD Kota Kendari. (Adv)
Tidak ada komentar