Hadiri Road to Hakordia, Laode Muhammad Inarto Tekankan Perubahan Mindset ASN di Kendari

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Des 2025 23:29 156 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Ketua DPRD Kota Kendari, Laode Muhammad Inarto, menghadiri gelaran Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kendari di Lapangan Upacara Balai Kota, Kamis (4/12/2025).

Kehadiran pimpinan legislatif ini menjadi simbol dukungan penuh DPRD terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Kota Kendari.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan dihadiri jajaran pejabat penting, mulai dari Wakil Gubernur Sultra Hugua, perwakilan pimpinan KPK RI, hingga jajaran Forkopimda dan ASN lingkup Pemkot Kendari.

Dalam kesempatan tersebut, Laode Muhammad Inarto menyampaikan pesan kuat bahwa pemberantasan korupsi bukan sekadar urusan penegakan hukum, melainkan perjuangan menjaga kesejahteraan masyarakat.

“Korupsi adalah ancaman nyata bagi pembangunan. Kita harus berani mengakui bahwa potensi korupsi bisa ada di mana saja. Karena itu, tanggung jawab pencegahan ada di pundak kita semua,” tegas Inarto.

Ia menyoroti bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah kebiasaan buruk yang sering dianggap lumrah di lingkungan birokrasi maupun masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai antikorupsi harus diimplementasikan secara nyata, bukan sebatas slogan atau retorika belaka.

Ketua DPRD Kendari juga memberikan apresiasi tinggi atas langkah konkret Pemkot Kendari yang meluncurkan Website Lapor APIP dan Website Inspektorat.

Inovasi ini dinilai sebagai langkah maju dalam memperkuat sistem pengawasan internal.

“DPRD akan terus mengawal dan mendukung program pemerintah yang fokus pada transparansi. Kita butuh keberanian untuk melawan praktik koruptif, sekecil apa pun itu, agar sistem pemerintahan kita tidak rusak,” tambahnya.

Kegiatan Road to Hakordia 2025 ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Kendari, Kejaksaan, dan Polres terkait penanganan pengaduan masyarakat.

Momentum ini diharapkan menjadi titik balik penguatan sinergi lintas instansi untuk mewujudkan Kota Kendari yang bersih dan bebas korupsi.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA