Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Latampu Muna Disoal Warga

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jun 2026 08:56 160 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Latampu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara disoal warga. Pasalnya lahan yang digunakan untuk pembangunan KDKMP itu diklaim milik seorang warga.

La Ode Hibadi mengklaim jika lahan pembangunan gerai KDKMP di Desa Latampu miliki keluarganya.

Hibadi mengungkapkan lahan tersebut pertama kali diolah sejak tahun 1983 bersama pamannya yang kini telah meninggal dunia. Ia pun tidak rela bila lahan tersebut diambil untuk dibangunkan gerai KDKMP tanpa seizin pihaknya.

“Lahan ini punya om saya La Ode Samuna. Om saya sudah meninggal. Kita yang buka pertama tahun 1983 sama om saya itu. Luas lahan itu 50×200 meter persegi. Masih Bupati Pak La Ode Saafi Amane ” ungkapnya kepada pewarta media ini, Senin (15/06/2026).

Ia juga mengaku memiliki bukti pembayaran pajak tanah di masa kepemimpinan mantan Kepala Desa La Ode Awori. “Saya bayar pajak saat itu masih kepala desa pak La Ode Awori,” ungkapnya.

Untuk itu Ia berharap lahan yang dialih fungsikan untuk pembangunan gerai KDMP bisa dikembalikan. “Saya hanya berharap agar tanah itu bisa dikembalikan,” kata Hibadi.

Sementara itu pihak pemerintah Desa Latampu melalui sekretaris Desanya Burhan menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan aset pemerintah Desa yang difungsikan sebagai lahan karang taruna.

“Tanah itu aset pemerintah Desa, digunakan untuk karang taruna,” ungkapnya saat dihungi oleh awak media, Senin (15/6/26).

Burhan mengatakan jika lahan yang diklaim oleh bersangkutan merupakan aset yang diterima dari pemerintahan sebelumnya.

“Aset pemerintah Desa yang kita terima dari pemerintahan sebelumnya, sertifikatnya ada. Jadi tidak ada masalah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pewarta media ini masih berupaya mencari informasi pihak terkait dalam hal ini KDKMP di Kabupaten Muna.

Penulis : Isn Syoto
Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA