Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Hadiri Wisuda STIE 66 Kendari, Beri Sinyal Positif Alih Status Jadi Universitas

waktu baca 3 menit
Kamis, 2 Jul 2026 16:37 83 redaksi

RADAR KENDARI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari sukses menggelar Wisuda Sarjana dan Magister Tahap I Tahun 2026 pada Kamis (2/7/2026).

Momen sakral ini terasa kian istimewa dengan kehadiran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek, Prof. Khairul Munadi, yang turut menyaksikan langsung lompatan besar kampus ini menuju status universitas.

Acara yang berlangsung khidmat ini meluluskan sebanyak 367 wisudawan. Angka tersebut terdiri dari 94 lulusan Program Studi (Prodi) S2 Magister Manajemen, 211 lulusan S1 Manajemen, dan 62 lulusan S1 Akuntansi.

Dalam sela-sela acara, Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Enam-Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, menyatakan rasa optimisme dan kesiapan penuh institusi dalam menyambut transformasi kelembagaan yang baru saja mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena usulan perubahan status dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam-Enam Kendari menjadi Universitas Enam-Enam telah resmi diterima oleh Kemendiktisaintek. Kehadiran Bapak Dirjen Dikti Prof. Khairul Munadi hari ini menjadi suntikan energi luar biasa sekaligus bukti dukungan nyata pusat terhadap kemajuan pendidikan di Sulawesi Tenggara,” ujar Ichsanuddin Akbar.

Tak hanya perubahan status institusi, Kemendiktisaintek juga telah memberikan persetujuan untuk pembukaan tiga program studi baru yang sangat relevan dengan kebutuhan industri masa kini, yaitu Prodi Teknik Industri, Prodi Sains Data, dan Prodi Sistem dan Teknik Informatika.

Dalam laporan tahunannya, Ketua STIE Enam-Enam Kendari memaparkan sejumlah capaian indikator kinerja utama yang solid hingga Juni 2026.

Pertama, Akreditasi Unggul:Pengajuan akreditasi unggul untuk Prodi S2 Magister Manajemen dan S1 Manajemen saat ini tengah berada pada tahap akhir menunggu penetapan hasil dari LAMEMBA.

Kedua, Kualitas Pengajar: Kampus kini diperkuat oleh 88 dosen tetap, yang mencakup 5 Guru Besar, 8 Lektor Kepala, 33 Lektor, dan 30 Asisten Ahli. Dari jumlah tersebut, 32 dosen telah bergelar Doktor (S3) dan 37 dosen telah tersertifikasi.

Ketiga, Riset dan Pengabdian: Total anggaran yang digelontorkan untuk penelitian mandiri maupun hibah Kemendiktisaintek mencapai Rp2.250.610.000. Sementara untuk sektor pengabdian masyarakat—termasuk kemitraan strategis dengan Bank Indonesia—menyerap anggaran sebesar Rp730.000.000.

Keempat, Prestasi Akademik: Rata-rata IPK lulusan terbilang sangat memuaskan, dipimpin oleh Prodi S2 Magister Manajemen dengan rata-rata IPK 3,86, disusul S1 Manajemen (3,72), dan S1 Akuntansi (3,62).

Selain Dirjen Dikti, gelaran wisuda ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sultra, serta Kepala LLDIKTI Wilayah IX (Sulselrabar), Dr. Andi Lukman, M.Si.

Pihak pemerintah provinsi memberikan apresiasi tinggi kepada STIE Enam-Enam yang konsisten mencetak sumber daya manusia berintegritas dan adaptif di tengah derasnya arus digitalisasi dan persaingan global.

Lulusan baru kini resmi menyandang gelar Magister Manajemen (MM), Sarjana Manajemen (SM), dan Sarjana Akuntansi (S.Ak) dan siap menjadi agen perubahan dalam pembangunan ekonomi daerah.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA