Bertempat di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari pada Jumat (10/7/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, resmi membuka Rapat Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan CKG Anak Usia Sekolah Tingkat Kota Kendari. RADAR KENDARI – Masih ingat dengan prestasi gemilang Kota Kendari yang sukses menyabet predikat juara bertahan capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) tertinggi se-Sulawesi Tenggara tahun lalu? Nah, tampaknya Pemkot Kendari belum mau kendor dan ogah kasih kendor!
Bertempat di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari pada Jumat (10/7/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, resmi membuka Rapat Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan CKG Anak Usia Sekolah Tingkat Kota Kendari.
Agenda ini bukan sekadar kumpul-kumpul foya-foya, melainkan misi krusial lintas sektor demi memastikan anak-anak sekolah di Kendari tetap fit, bugar, dan jauh dari penyakit.
Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan membeberkan rapor hijau Kota Lulo pada tahun 2025 lalu. Angkanya terbilang impresif dan bikin daerah lain auto-iri: Capaian CKG Wilayah: Berada di angka 70,48% (tertinggi di Sultra!), sementara Capaian CKG Khusus Sekolah: Tembus angka mutlak 100% tanpa cela.
“Prestasi ini wajib dipertahankan. Tapi ingat, jangan cepat puas. Kerja sama harus makin diperketat dan kekurangan tahun lalu harus segera ditambal,” tegas Amir Hasan di hadapan para peserta rapat.
Amir Hasan mengingatkan bahwa tantangan di tahun 2026 ini bakal jauh lebih berat. Targetnya bukan cuma mempertahankan angka, tapi juga mendongkrak kualitas pelayanan. Singkatnya: pemeriksaan kesehatan anak sekolah tahun ini harus lebih detail dan berkualitas.
Untuk itu, Sekda meminta seluruh kepala sekolah (mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA) di bawah naungan Dikmudora maupun Kemenag Kendari untuk “buka pintu lebar-lebar” bagi tim medis dari Puskesmas.
“Keberhasilan program ini kuncinya cuma satu: kolaborasi total. Kepala sekolah dan Kepala Puskesmas wajib ‘saling hobi’ alias kompak,” tambah Sekda.
Para kepala sekolah diinstruksikan untuk mempermudah akses tim medis, menyiapkan sarana pendukung, hingga fleksibel dalam mengatur jadwal pelajaran agar agenda CKG ini tidak mengganggu waktu belajar siswa.
Rapat koordinasi strategis ini terbilang padat beban karena dihadiri oleh seluruh elemen penting kota. Mulai dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, seluruh Kepala Puskesmas, hingga barisan kepala sekolah se-Kota Kendari.
Pertemuan ini menjadi wadah adu gagasan sekaligus penyamaan frekuensi agar eksekusi di lapangan nanti tidak lagi menemui hambatan berarti.
Mengakhiri arahannya, Amir Hasan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terus berkomitmen menjaga kesehatan generasi masa depan Kendari.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar