Kembangkan Kebudayaan, UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Festifal Seni Budaya Tingkat Komunitas dan Sanggar

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Jul 2023 11:15 100 radarkendari.id

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui UPTD Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tenggara menyelenggarakan kegiatan Seni Budaya Tingkat Komunitas dan Sanggar.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 26-27 Juli 2023, mengusung tema Eksplorasi Seni Budaya dalam Ragam Kreatifitas Anak Lokal.
Festifal tari tradisional itu diikuti oleh kurang lebih 300 penari dari 17 sanggar yang berasal dari 5 Kabupaten Kota Sulawesi Tenggara.
Kepala Dikbud Sultra, Yusmin mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memelihara dan melestarikan budaya lokal yang ada.
“Saya sangat apresiasi festifal ini, apalagi ini anak-anak muda kita, anak-anak kita semua yang ikut di festifal ini, tentu dari mereka inikan untuk mengkampanyekan budaya kita, untuk kita hormati, kita lestarikan budaya kita” tegas yusmin.
Selain itu, Dikbud Sultra akan memberikan bantuan kepada sanggar sebagai bentuk pembinaan sebesar Rp 2,5 juta untuk daerah kota, dan Rp 5 jt untuk kabupaten.
“ Untuk melestarikan kebudayaan lokal kita, perlu DInas Pendidikan dan Kebudayaan itu penting untuk kita intervensi dalam rangka memberikan bantuan, karena ini juga sekaligus merupakan ekonomi kreatif” ujarnya.
Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tenggara, La Udin menuturkan Program Pembinaan Kebudayaan Festival seni budaya tingkat komunitas dan sanggar menampilkan berbagai tari tradisional nusantara.
“Tidak ada penilaian dalam festifal ini, hanya ada pengamat, karena ini festifal jadi tidak ada penilaian hanya menampilkan’ jelas La Udin.
Diharapkan dengan penyelenggaraan seni budaya tingkat komunitas dan sanggar kebudayaan yang ada di Sulawesi Tenggara dapat lebih di kenal banyak orang dan tetap dapat di kembangkan.
Salah soerang peserta, Fitria mengatakan, dalam mengikuti festifal ia bersama 10 orang temannya membawakan tari Lumense, tarian leluhur asal suku moronene Kabupaten Bombana.
“ Tarian lumense ini sudah beberapa kali kami bawakan dan pernah juga kami bawakan di istana Negara, jadi untuk persiapannya cukup dadakan” ucap Fitria.
Program Pengembangan Kebudayaan merupakan program rutin UPTD Museum dan Tamana Budaya Sulawesi Tenggara dalam rangka mengembangkan berbagai kebudayaan, baik seni tari hingga seni musik dan lagu tradisional Sulawesi Tenggara. (RK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA