Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Kendari, Agus Salim meninjau salah satu rumah yang telah dibedah oleh pemerintah. Kendari, RadarKendari.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bekerjasama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni melalui Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PKRLTH) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Pada tahun 2023, Program PKRLTH dan BSPS atau dikenal dengan Bedah Rumah ini ditargetkan dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sebanyak 223 unit tersebar di 11 kecamatan se-Kota Kendari.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Kendari Agus Salim Safrullah mengatakan, bantuan bedah rumah 223 unit ini berasal dari tiga sumber anggaran tahun 2023, yaitu APBD Kota Kendari melalui Program PKRTLH Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Kendari sebanyak 32 unit rumah, APBD Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sultra dan APBN melalui Program BSPS masing-masing sebanyak 43 unit dan 148 unit rumah.
“Program PKRTLH maupun BSPS merupakan bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dilaksanakan dengan skema kegotong-royongan atau padat karya guna mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya”, pungkas Agus Salim. (wan)
Tidak ada komentar