Personil Satpol PP Kendari membongkar lapak pedagang Pasar Buah Kendari, Senin (03/07/2023). Kendari – Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kendari membongkar lapak di Pasar Buah Kota Kendari, Senin (03/07/2023). Total 114 unit lapak pedagang diratakan.

Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kendari, Hasman Dani.
Pembongkaran ratusan lapak pedagang bukan tanpa alasan. Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kota Kendari, Hasman Dani menjelaskan, pembongkaran lapak pedagang merupakan bagian dari program revitalisasi Kali Kadia.
“Ini (pembongkaran) dalam rangka revitalisasi kali kadia. Ini hari (03/07) di bongkar kemudian dilakukan pembangunan kembali. Jadi mereka dipindahkan supaya revitalisasi lancar,” ungkap Hasman Dani, saat memimpin pembongkaran lapak pedagang di Kawasan Kali Kadia, kemarin.
Ia mengungkapkan, total lapak pedagang yang di bongkar sebanyak 114 unit. Pembongkaran dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan dengan pedagang untuk mengosongkan lokasi sampai 30 Juni 2023.
“Dalam pembongkaran ini tidak ada perlawanan. Pedagang koperatif untuk dipindahkan sementara. Bahkan ada pedagang yang membongkar sendiri lapaknya. Mereka berharap setelah revitalisasi selesai dilaksanakan, mereka bisa berjualan kembali,” kata Hasman.

Kepala Distan Kendari, Sahuriyanto (kiri) bersama Kepala Disdagkop UKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae (kanan) menyaksikan pembongkaran pasar buah.
Senada, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari, Sahuriyanto mengatakan, revitalisasi kali Kadia penting dilakukan dalam rangka menjadikan kawasan tersebut menjadi bersih dan bisa menjadi spot wisata baru.
“Pemerintah Kota Kendari akan menata ulang kawasan ini. Kebetulan ada lapak pedagang yang selama ini dikelolah oleh UPTD Tenda Agribisnis kondisinya sudah kumuh sehingga di bongkar dan digantikan dengan lapak yang baru,” kata Sahuriyanto.
Ia memastikan seluruh pedagang yang di bongkar lapaknya akan dikembalikan pasca pembangunan lapak rampung tahun ini. “Pembangunan lapak baru diback up oleh Dispar (Dinas Pariwisata). Sementara untuk pedistrian nya dikerjakan oleh Dinas PUPR,” ungkap Sahuriyanto.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop UMKM) Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae mengungkapkan, pedagang yang berjualan di kawasan kali Kadia didominasi oleh penjual buah dan kuliner.
Lanjut dia, pedagang yang di bongkar lapaknya untuk sementara dipindahkan ke Paddys Market sehingga tetap berjualan. “Kami tempatkan (pedagang) di paddys market. Kita sudah siapkan lahan disana gratis. Tempat mereka bangun sendiri. Kami berikan alternatif agar pedagang ini tak berjualan di sembarang tempat,” kata Alda. (rk)
Tidak ada komentar