Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Aldy Wibisono foto bersama penerima penghargaan layanan digital BPJS Kesehatan di Kota Kendari, Jumat (30/01/2025). Foto : Agus Setiawan RADARKENDARI.ID – BPJS Kesehatan terus tancap gas dalam memperkuat mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui transformasi digital.
Langkah ini dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi digital secara menyeluruh untuk menciptakan layanan yang lebih efisien, efektif, dan memuaskan bagi seluruh peserta.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, BPJS Kesehatan memberikan Penghargaan Transformasi Digital Tahap II kepada sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah Sulawesi Tenggara yang dinilai paling progresif dalam berinovasi.
Penghargaan ini tidak diberikan sembarangan. BPJS Kesehatan memilih mitra yang mampu meningkatkan kualitas layanan dari kategori “baik” menjadi “optimal” melalui teknologi.
Berikut adalah daftar faskes yang menerima penghargaan pada Tahap II: BLUD RSU Bahteramas, RS TNI Dr. R. Ismoyo, RS Aliyah 2 & RS Aliyah 3, RS Santa Anna, RS Tiara Sentosa, RSUD Konawe Selatan, dan Puskesmas Jati Raya.
Sebelumnya, pada Tahap I, apresiasi serupa telah dikantongi oleh RSU Hermina Kendari dan RS Bhayangkara atas konsistensi mereka dalam integrasi sistem digital.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari menegaskan bahwa teknologi adalah kunci utama untuk memangkas hambatan akses bagi masyarakat.
“Transformasi digital merupakan kunci dalam memudahkan akses layanan, mempercepat proses pelayanan, serta memastikan kesetaraan layanan bagi seluruh peserta JKN,”.
Selain memberikan penghargaan, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus melakukan: Sosialisasi, Monitoring, dan Evaluasi: Memastikan implementasi digital berjalan konsisten di seluruh faskes.
Selanjutnya, Optimalisasi Mobile JKN: Mendorong penggunaan aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan digital agar peserta semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan.
Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih transparan dan berkelanjutan demi kesuksesan Program JKN di masa depan.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar