Dituduh Pegiat Hukum, Pengelola Pangkalan BBM di Labuan Sebut Dirinya Difitnah dan Ditekan

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Agu 2025 22:49 143 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Buton Utara, Sulawesi Tenggara – Wa Ida, menyebut pangkalan minyak tanah milik Leo Waldin di Kelurahan Labuan, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara, membantah keras tuduhan pegiat hukum di Sulawesi Tenggara inisial M, yang menyebut pihaknya terlibat dalam penjualan ilegal bahan bakar.

Ia menyebut tudingan tersebut sebagai fitnah keji yang merugikan nama baik dirinya, dan usaha Leo waldin  yang dijalankan secara resmi.

“Saya tegaskan, pangkalan ini resmi, terdaftar, dan beroperasi sesuai Standar Operasional Prosedur. Minyak tanah yang kami jual berasal dari jalur resmi, sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah dan diuji oleh Lemigas. Tidak benar kami menjual bensin, solar, atau melakukan penyaluran ilegal,” ujarnya, Senin (11/8/2025).

Wa Ida mengaku keberatan dengan pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan status sebagai kepala sekolah berinisial ID.

Menurutnya, informasi tersebut tidak akurat dan berpotensi menyesatkan publik. Ia bahkan menyebut ada indikasi upaya pemerasan melalui pemberitaan yang menyerang dirinya.

“Saya merasa ditekan. Ini bukan sekadar kritik, tapi sudah mengarah pada upaya mencemarkan nama baik dan pemerasan,” katanya.

Ia menegaskan, penyaluran minyak tanah dari pangkalan Leo Waldin dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan harga eceran tertinggi yang ditetapkan melalui SK Gubernur Sultra.

BBM bersubsidi tersebut disalurkan kepada masyarakat sesuai jadwal yang diumumkan sebelumnya, sehingga proses distribusi terpantau dan terhindar dari penyalahgunaan.

Menurut Wa Ida, publik berhak mendapatkan informasi yang benar dan berimbang, bukan tuduhan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami menjalankan usaha ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan untuk melanggar hukum. Integritas itu penting, dan saya berdiri di sini untuk mempertahankan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA