DPD GPM Sultra Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Tambang Yang Tak Berdasar, Ajak Warga Dukung Investasi

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Mar 2026 18:31 221 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai pemberitaan maupun informasi yang beredar terkait isu penetapan tersangka terhadap salah satu pengusaha di Sulawesi Tenggara.

Ketua DPD GPM Sultra, Rendi Tabara, S.H., menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Bareskrim Polri terkait kabar yang menyebutkan adanya penetapan tersangka dalam kasus yang menyeret nama pengusaha dimaksud.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara agar tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial. Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Bareskrim Polri terkait isu tersebut,” ujarnya di Kendari, Senin (16/3/2026).

Menurut Rendi, maraknya informasi yang beredar tanpa kejelasan sumber berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Ia menilai situasi seperti ini harus disikapi dengan kepala dingin agar tidak memicu kesalahpahaman maupun konflik di ruang publik.

DPD GPM Sultra juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi jika informasi tersebut belum disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.

“Kami berharap masyarakat tidak termakan oleh isu-isu hoaks atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Mari kita menunggu klarifikasi resmi dari pihak yang berwenang,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, baik melalui media sosial maupun percakapan di ruang publik termasuk mendukung investasi di Sulawesi Tenggara.

DPD GPM Sultra menegaskan komitmennya untuk terus mendorong masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kedamaian di Sulawesi Tenggara, serta mengedepankan sikap kritis namun tetap bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Dengan sikap yang tenang dan tidak mudah terprovokasi, diharapkan situasi di tengah masyarakat tetap kondusif sambil menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan kasus tersebut.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA