Hari Ini, Pemkot Kendari Gelar Pasar Kreatif

waktu baca 5 menit
Rabu, 15 Nov 2023 18:05 63 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID ; Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kendari menggelar pasar kreatif di Pelataran Balai Kota Kendari, hari ini (16/11). Pasar Kreatif dilaksanakan untuk memperkenalkan beragam produksi kerajinan daerah kepada masyarakat.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mendukung penuh penyelenggaraan pasar kreatif tahun ini. Menurutnya, pasar kreatif penting dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan sekaligus mempromosikan beragam hasil kerajinan masyarakat Kota Kendari kepada pengunjung.

Disisi lain, dalam pasar kreatif kali ini, pihaknya melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari juga menyelenggarakan Pasar Pangan Murah dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.

“Kami harap Pasar Kreatif ini bisa membantu seluruh masyarakat Kota Kendari yang ingin memiliki aneka kerajinan yang diproduksi perajin lokal Kota Kendari termasuk bagi warga yang ingi berbelanja kebutuhan pangan bisa langsung ke Balai Kota Kendari,” ungkap Asmawa Tosepu.

Terpisah, Kepala Disketapang Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, dalam pasar kreatif tahun ini pihaknya membuka Gerai Pangan Murah untuk masyarakat. Pada gerai tersebut pihaknya bersama 13 distributor pangan menghadirkan beragam bahan pangan murah untuk masyarakat.

Bahan pangan murah yang diperdagangkan, ungkap Abdul Rauf meliputi Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga pangan) hanya Rp 53 ribu/5kg, gula pasir Rp 14.500/kg, minyak goreng Rp 14 ribu/liter dan bahan pangan lainnya yang dibanderol dengan harga miring.

“Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari Pj wali Kota Kendari. Lewat pasar kreatif ini juga diharapkan bisa menekan angka inflasi yang saat ini tercatat 3,01 persen. Sebenarnya inflasi masih terkendali tapi kita berkomitmen untuk tekan terus sampai deflasi,” pungkasnya.

Sekedar informasi, aneka kerajinan yang dipromosikan dalam pasar kreatif tahun ini diantaranya kain tenun khas Kota Kendari (motif Tolaki), anyaman nentu, dan kerajinan perak (Kendari Werk).

Pemkot Kendari Penuhi Kebutuhan Pangan Warga 

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bakal menggelar Pasar Pangan Murah di lima belas titik di Kota Lulo. Penyelenggaraan pasar murah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan warga.

Suasana Bazar Pangan Murah yang digelar Pemkot Kendari beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan, pasar pangan murah merupakan agenda rutin pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan panganya. “Pasar Pangan Murah masuk kategori Mandatory spending. Karena pangan ini adalah kebutuhan mendasar kita,” ungkapnya.

Lanjut dia, lima besar titik pasar pangan murah akan dilaksanakan pada Oktober, November, dan Desember. Lokasinya menyasar kantor kelurahan termasuk beberapa titik keramaian atau disesuaikan dengan permintaan masyarakat.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari ini menambahkan, dalam pasar pangan murah ini, pihaknya akan bertindak sebagai fasilitator. Adapun untuk eksekutor (penyedia bahan pangan) dipercayakan kepada distributor dan Perum Bulog.

“Subsidi harga bahan pangan ditanggung oleh Pemerintah Pusat langsung ke distributor dan Perum Bulog. Jika masih sulit dijangkau, maka kita akan bantu lewat anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga),” ungkap Rauf.

Mantan Kabag Kesra Setda Kota Kendari ini berharap, melalui pasar pangan murah ini, kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi sekaligus bisa mengurangi inflasi daerah yang saat ini tercatat sebesar 3,70 persen.

Pemkot Kendari Gandeng Distributor Siapkan Bahan Pangan Terjangkau

Harga komoditas bahan pangan di Kota Kendari mengalami kenaikan. Misalnya beras, harganya naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu/kg. Akibatnya, inflasi tak terhindarkan.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu (berdiri) saat memberikan pemaparan terkait ketersediaan dan harga bahan pangan dalam Coffee Morning bersama Distributor di Balai Kota Kendari, beberapa waktu lalu.

Inflasi yang tak terkendali mendorong Pemkot Kendari mengambil langkah pengendalian. Salah satunya ditempuh dengan berkolaborasi dengan distributor menyiapkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, sinergi yang dibangun dengan para distributor sangat penting dalam rangka menjaga harga bahan pangan tetap stabil.

”Kalau harga pangan stabil maka inflasi bisa dikendalikan. Untuk menjaga harganya tetap stabil tentu yang dijaga juga adalah pasokannya (stok). Sehingga kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah penting diwujudkan,” kata Asmawa Tosepu usai Coffee Morning yang digelar Pemkot bersama Perwakilan Distributor Bahan Pangan di Gedung Balai Kota beberapa waktu lalu.

Selain menggandeng distributor bahan pangan, Pemkot Kendari juga membangun kemitraan dengan stakeholder lainnya seperti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Satgas Pangan, Forkopimda, dan seluruh elemen terkait.

Kepala Biro Umum Sekretariat Kemendagri ini mencontohkan pentingnya sinergi dengan stakeholder terkait. Misalnya TPID dan Satgas Pangan yang berperan menjaga ketersediaan bahan pangan di pasar. Jika bahan pangan tersedia dan bisa dijangkau oleh masyarakat maka akan sangat mendukung upaya pengendalian inflasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Hasria mengungkapkan, seluruh distributor bahan pangan di Kota Kendari berkomitmen mendukung pemkot dalam upaya menjaga kestabilan harga bahan pangan.

Sebagai bentuk dukungan, lanjut dia, para distributor bersedia berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pengendalian inflasi di Kota Kendari seperti diantaranya bazar pangan murah.

“Saat ini kita masih susun perencanaannya untuk kegiatan Bazar Pangan Murah. Semua pihak mendukung karena ini bagian upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan dan dalam rangka mengendalikan inflasi,” kata Hasria.

Sekedar informasi, selain beras, bahan pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga pada periode Desember 2022 yakni Cabai Rawit dari Rp 45 ribu menjadi Rp 46 ribu/kg dan Cabai Besar Rp 25 ribu menjadi Rp 26 ribu/kg.

(wan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA