Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Kendari memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Cup Race 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Tenggara. RADAR KENDARI — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Kendari menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu indikator kuat bahwa geliat olahraga otomotif di Kota Kendari masih sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari pelaksanaan Cup Race 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Tenggara di kawasan Tugu Religi Eks MTQ Kota Kendari, Sabtu (3/10/2026).
Ketua IMI Kota Kendari, Adi Jaya Purnama, mengapresiasi antusiasme masyarakat dan peserta yang mengikuti ajang tersebut.
Menurutnya, event balap motor seperti Cup Race PBB 2026 sudah cukup lama jarang digelar di Kota Kendari. Karena itu, pelaksanaan event ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali olahraga otomotif di daerah.
“Yang saya soroti adalah antusias masyarakat Kota Kendari yang sangat tinggi, karena memang kegiatan atau event seperti ini sangat jarang dilaksanakan,” ujar Adi Jaya Purnama.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPW PBB Sulawesi Tenggara yang dinilai telah memberikan andil besar sehingga Kota Kendari kembali dapat menggelar event balap motor setelah vakum sejak 2023.
“Apresiasi yang sangat tinggi kami sampaikan kepada Pengurus DPW Partai Bulan Bintang atas andil yang sangat besar sehingga Kota Kendari dapat melaksanakan event balap motor lagi semenjak tahun 2023,” katanya.
Adi turut menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., dan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, atas dukungan terhadap penyelenggaraan event otomotif di Kota Kendari.
“Ucapan terima kasih kepada Wali Kota Kendari dan Wakil Wali Kota Kendari atas dukungan yang sangat besar sehingga kalender event IMI Kota Kendari dapat terlaksana,” ujarnya.
Menurut Adi, besarnya jumlah peserta dalam Cup Race 2026 semakin memperlihatkan bahwa potensi olahraga otomotif di Kota Kendari sangat besar.
Tercatat lebih dari 100 pembalap ambil bagian dengan jumlah starter hampir 500. Jumlah tersebut, kata dia, menjadi gambaran tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif.
“Dengan keikutsertaan sebanyak 100 lebih pembalap dengan jumlah starter hampir 500, ini menandakan bahwa geliat otomotif di Kota Kendari sangat tinggi,” jelasnya.
Tak hanya dari sisi olahraga, Adi melihat penyelenggaraan event balap motor juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah turut memberikan peluang bagi pelaku UMKM, usaha penginapan, kuliner, transportasi dan sektor usaha lainnya.
“Dengan pelaksanaan event seperti ini tentunya akan berdampak kepada ekonomi masyarakat, UMKM, tempat penginapan dan lain-lain,” katanya.
Jadi Ajang Pantau Bibit Pembalap Porprov
Lebih jauh, IMI Kota Kendari juga menjadikan Cup Race 2026 sebagai momentum untuk melihat potensi pembalap lokal yang dapat dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Adi mengatakan, event tersebut menjadi kesempatan bagi IMI untuk memantau pembalap-pembalap potensial yang nantinya dapat mewakili Kota Kendari di ajang Porprov.
“Selain itu, kami IMI Kota Kendari menjadikan ajang event ini sebagai momentum melihat bibit potensial untuk mewakili Kota Kendari dalam Porprov yang akan diselenggarakan bulan November nanti,” ungkapnya.
Ia berharap event balap motor di Kota Kendari dapat terus berkembang dan menjadi salah satu bagian yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, keberlanjutan event otomotif sangat penting mengingat Kota Kendari hingga kini belum memiliki sirkuit permanen.
Karena itu, IMI Kota Kendari bersama penyelenggara terus mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum yang digunakan sebagai lokasi kegiatan.
“Kita belum ada sirkuit permanen, maka kami terus saling mengingatkan antara IMI, penyelenggara dan panitia event untuk selalu menjaga seluruh fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi kegiatan,” ujarnya.
Adi menjelaskan, penggunaan fasilitas umum sebagai lokasi balap motor merupakan konsekuensi dari belum tersedianya sirkuit permanen di Kota Kendari. Karena itu, aspek ketertiban, keselamatan dan pemeliharaan fasilitas menjadi perhatian bersama.
“Dalam pelaksanaan event otomotif pasti selalu menggunakan sirkuit nonpermanen yang notabene fasilitas umum,” tambahnya.
Berharap Balap Motor Terus Tumbuh
Adi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Kendari yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Cup Race 2026.
Ia berharap IMI bersama seluruh pihak yang bersentuhan dengan dunia otomotif dapat terus menghadirkan event yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih masyarakat Kota Kendari. Semoga IMI beserta pihak-pihak yang bersentuhan dengan dunia balap otomotif dapat terus menyajikan hiburan dan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Kendari,” pungkasnya.
Cup Race 2026 sendiri dibuka oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Usai pembukaan, Wali Kota Kendari didampingi Ketua DPW PBB Sultra dan Wakil Wali Kota Kendari turut melepas race pertama.
Dengan tingginya partisipasi pembalap dan antusiasme masyarakat, event tersebut diharapkan menjadi titik awal semakin berkembangnya olahraga otomotif di Kota Kendari, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pembalap lokal untuk mengejar prestasi.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar