Jelang Ramadan, Satgas Pangan RI Turun Gunung Pantau Harga di Pasar Kendari

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Feb 2026 13:06 188 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Memastikan stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan tingkat pusat hingga daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan distributor di Kota Kendari, Jumat (06/02/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, menyatakan bahwa peninjauan ini merupakan langkah kolaboratif yang melibatkan berbagai instansi strategis.

Dalam pantauan lapangan kali ini, Satgas Pangan diperkuat oleh tim dari:

  • Staf Ahli Kementerian Pertanian
  • Direktorat Pengawasan dan Pengendalian Harga Badan Pangan Nasional
  • Tim Pimsus Polda Sulawesi Tenggara
  • Dinas Perdagangan Provinsi Sultra
  • Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari

Abdul Rauf mengungkapkan bahwa meski secara umum harga pangan relatif stabil, terdapat temuan khusus pada komoditas beras.

“Prinsipnya harga-harga belum melonjak tajam, namun ada beberapa jenis komoditas beras yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Tapi, kenaikannya masih dalam batas kewajaran,” ujar Abdul Rauf saat ditemui di sela-sela peninjauan.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan di seluruh jalur distribusi.

Rauf menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh hanya fokus di tingkat pengecer (hilir), tetapi harus menyentuh tingkat distributor (hulu).

Hal ini penting agar para pengecer tidak terpaksa menaikkan harga demi mengejar keuntungan akibat modal yang sudah tinggi dari distributor.

Tim gabungan menyisir titik-titik vital perdagangan di Kendari, antara lain:

  1. Pasar Anduonohu
  2. UD Putri / Tiga Putri
  3. Pasar Baruga
  4. UD Rempah
  5. UD Rizky Jaya

Selain pasar dan distributor bahan pokok, tim juga dijadwalkan meninjau sentra produksi telur di Kecamatan Konda.

Langkah ini diambil untuk menjajaki potensi kerja sama antar daerah guna menyuplai kebutuhan telur di Kota Kendari agar stok tetap aman dan harga terkendali.

“Kita ingin memastikan HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) ini berjalan lancar dengan harga pangan yang stabil bagi masyarakat,” tutupnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA