Keluarga Jemaah Umrah TRG Bongkar Fakta Dugaan Penelantaran: “Orang Tua Kami Menangis, Bukan Sekadar Transit!”

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Feb 2026 16:17 40 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Muhammad Yusup, anak dari salah satu jemaah umrah asal Sulawesi Tenggara yang menggunakan jasa travel TRG (Tiara Rezki Gemilang), angkat bicara untuk membantah klaim pihak travel yang menyebut tidak ada penelantaran terhadap jemaah.

Pernyataan ini sekaligus menjadi bantahan keras terhadap pembelaan pihak manajemen TRG yang mengeklaim para jemaah hanya sedang dalam posisi transit.

Yusup menegaskan bahwa kondisi yang dialami orang tuanya beserta jemaah lainnya jauh dari kata wajar.

Jika pihak travel menyebut jemaah hanya transit dan tetap dalam pemantauan, fakta di lapangan justru menunjukkan ketidakpastian yang berlarut-larut.

“Sangat tidak benar kalau dibilang hanya transit biasa. Orang tua kami di sana menangis karena tidak ada kejelasan kapan diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka terkatung-katung tanpa pendampingan yang layak dari pihak travel di lokasi,” tegas Yusup, Sabtu (14/02/2026).

Menurut Yusup, penderitaan jemaah sudah dimulai saat mereka masih berada di Jakarta sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Lanjut dia, jemaah dijanjikan fasilitas dan jadwal yang teratur, namun kenyataannya mereka justru ditelantarkan di Jakarta selama beberapa hari.

Yusup juga membantah adanya komunikasi aktif dan transparan dari pihak TRG. Keluarga justru lebih banyak mendapatkan informasi dari keluhan langsung orang tua mereka yang merasa tidak diurus.

Yusup menilai klaim “fitnah” yang dilontarkan pihak travel adalah bentuk pengalihan tanggung jawab atas kegagalan pelayanan.

Ia meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban janji manis travel umrah.

“Kami punya bukti komunikasi dan rekaman bagaimana kondisi orang tua kami yang kebingungan di sana. Kami tidak butuh pembelaan di media, kami butuh tanggung jawab nyata agar jemaah bisa beribadah dengan tenang atau dikembalikan hak-haknya,” kata Yusup.

Hingga berita ini diterbitkan, pewarta media ini masih berupaya menghubungi pihak travel TRG untuk mendapatkan hak jawab (klarifikasi) atas pemberitaan ini.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA