Kunker di Sultra, Menkes RI Resmikan Proctorship Bedah Jantung Perdana di RSJPDO Oputa Yi Koo

waktu baca 5 menit
Sabtu, 7 Des 2024 20:20 120 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID-Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (7/12). Dalam kunjungan ini, Menkes meresmikan proctorship bedah pintas arteri koroner perdana di rumah sakit tersebut sekaligus meninjau berbagai fasilitas medis yang ada.


Pada kesempatan tersebut Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, pemerintah pusat terus berupaya untuk memberikan pelayanan secepat mungkin terhadap masyarakat terutama pada penyakit-penyakit vital yang membutuhkan penanganan secepat mungkin.

“Berdasarkan data itu penyakit jantung dan otak itu menjadi penyebab kematian yang cukup tinggi. Untuk itu perawatannya harus cepat, bagaimana bisa cepat kalau misalnya fasilitas kesehatannya kurang di daerah. Untuk itu, pemerintah pusat memberikan fasilitas di setiap daerah untuk mempunyai alat-alat kesehatan yang memadai, contohnya di rumah sakit ini,” ungkapnya.

Dikatakan, RSJPDO Oputa Yi Koo sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mumpuni untuk bisa menangani pasien-pasien yang membutuhkan perhatian khusus tersebut. Salah satu alat yang dimaksud adalah Cath Lab (Catheterization Laboratory) atau Laboratorium Kateterisasi.

Cath Lab tersebut digunakan untuk menghasilkan gambar pembuluh darah secara detail, sehingga dokter dapat melihat adanya penyakit, sumbatan, penyempitan, atau pelebaran pembuluh darah.

“Harapan saya kalau seluruh kabupaten/kota nanti sudah bisa (operasi) pasang ring jantung, kemudian provinsi sudah bisa bypass (tindakan operasi jantung), jadi nanti masyarakat tidak perlu keluar daerah lagi,” harapanya.

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto (kiri) bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin (kanan)

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto mengucapkan, selamat datang kepada Menteri Kesehatan dan menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sultra.

“Saya atas nama seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat datang kepada Bapak Menteri, terima kasih atas perhatian dan upaya peningkatan layanan kesehatan di wilayah kami,” ujar Andap.

Pj Gubernur juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Prabowo dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. Dia berharap bantuan dari pemerintah pusat tersebut bisa menjadi tonggak kemandirian daerah dalam dunia kesehatan terkhusus operasi jantung dan otak.

“Terima kasih juga kepada Bapak Menteri serta seluruh jajaran kementerian kesehatan atas upaya peningkatan layanan kesehatan sebagai langkah nyata dalam rangka implementasi kebijakan dan program Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran,” ucapnya.

Pj Gubernur Andap Budhi Revianto dalam kesempatannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, atas kebijakan dan program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sultra.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kesehatan dan jajaran yang telah memberikan dukungan kepada Sultra, termasuk dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan yang penting untuk meningkatkan profesionalitas tenaga medis di sini,” ujarnya.

Pj Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama RS Jantung Harapan Kita, Iwan Dakota, atas dukungannya dalam transfer ilmu dan keterampilan melalui program proctorship yang memungkinkan tenaga medis di Sultra memperoleh pengetahuan langsung dari para ahli di bidangnya.

“Alhamdullilah, operasi bedah pintas arteri koroner atau sering disebut operasi jantung terbuka ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, dukungan atas operasi ini sungguh luar biasa dari RS Jantung Harapan Kita,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Andap juga menyampaikan harapannya agar Menteri Kesehatan dan jajarannya terus mendukung program peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di 17 kabupaten/kota di Sultra terutama di daerah-daerah yang tergolong dalam kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, Terpencil). Gubernur berharap agar pemerataan layanan kesehatan bisa tercapai, sehingga seluruh masyarakat Sultra dapat merasakan manfaat dari kemajuan tersebut.

“Kegiatan proctorship ini juga tidak lepas dari peran Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, yang telah memberikan dukungan dalam transfer ilmu dan keterampilan melalui kolaborasi dengan dokter-dokter di sulawesi tenggara. Jadi ini merupakan langkah konkret dalam membangun kualitas tenaga medis yang berkualitas di daerah,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo, dr Al Gazali menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan rumah sakit yang baru-baru ini melaksanakan operasi perdana bedah jantung pintas arteri koroner. Operasi ini, yang merupakan salah satu program prioritas dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Bapak Ali Mazi, dan Wakil Gubernur, Bapak Lukman Abunawas periode 2018-2023, dilaksanakan dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait.

“Pembangunan rumah sakit ini dimulai pada tahun 2019 melalui PT SMI dengan dukungan dana PEN, yang menghasilkan berbagai peralatan canggih, termasuk CT Scan, mikroskop, dan berbagai peralatan medis lainnya. Alhamdulillah, peralatan-peralatan ini menjadikan RSJPDO Oputa Yi Koo sebagai rumah sakit dengan fasilitas terbaik di Sulawesi Tenggara,” ujar dr Al-Gazali.

Selain itu, dr. Al-Ghazali juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kesehatan, yang meskipun memiliki kesibukan padat, tetap meluangkan waktu untuk mengunjungi Sultra demi mendukung kemajuan fasilitas kesehatan di daerah ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Dinas Cipta Karya dan Kepala Dinas Kesehatan, serta berbagai pihak yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan rumah sakit ini.

dr Al Gazali berharap dengan di launchingnya proctorship bedah pintas arteri koroner perdana di RSJPDO Oputa Yi Koo kedepan masyarakat Sultra tidak perlu lagi pergi ke Makassar atau Jakarta untuk mendapatkan pelayanan medis, karena RSJPDO Oputa Yi Koo sudah siap memberikan layanan terbaik di bidang kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Namun, ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini rumah sakit tersebut belum menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi tantangan yang tengah diupayakan agar masyarakat Sultra dapat memanfaatkan fasilitas rumah sakit ini dengan lebih mudah.

“Harapan kami, Menteri Kesehatan dapat memberikan bantuan dalam bentuk alat kesehatan untuk mempercepat pelayanan di rumah sakit ini, mengurangi angka kecelakaan, dan tentunya mengurangi angka kematian,” tandasnya. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA