La Ode Tariala Tetap Berpeluang Jadi Ketua DPRD Sultra Meski Tanpa Partai, Ini Kata Pendiri Partai NasDem 

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Okt 2026 21:50 302 redaksi

RADAR KENDARI — Polemik Pergantian Antarwaktu (PAW) yang mendera kader Partai NasDem di Sulawesi Tenggara (Sultra), Tariala, terus memicu kritik tajam.

Pendiri Partai NasDem Sultra, Jurni, menilai langkah pemecatan dan PAW tanpa alasan yang jelas tersebut sebagai keputusan yang sangat fatal dan merugikan partai secara internal maupun eksternal.

Meski diterpa dinamika internal hingga berujung pada pencopotan dari partai, Jurni meyakini bahwa posisi Tariala sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra masih berpeluang untuk tetap dipertahankan.

Menurutnya, dinamika ketatanegaraan yang berjalan pada jalur yang normal dan penegakan hukum yang benar dapat membuka jalan bagi Tariala untuk memimpin lembaga legislatif meskipun tanpa bernaung di bawah partai politik.

“Bisa jadi Ketua DPRD tanpa partai, dan bisa, kalau negara ini masih normal, itu pasti terjadi,” ungkap Jurni, Selasa (27/10/2026).

Jurni menyayangkan tindakan DPP NasDem yang melakukan PAW terhadap Tariala tanpa dasar pelanggaran hukum maupun alasan yang substansial di hadapan publik.

Langkah tersebut dinilai sama dengan mengkhianati suara para pemilih atau konstituen yang telah memberikan amanah kepada Tariala di Daerah Pemilihan (Dapil) 3.

“Mengganti orang tanpa ada persoalan hukum, tanpa ada persoalan yang sangat berdampak, saya pikir ini juga tidak benar. Dan ini sama dengan mengkhianati konstituen tempat beliau berada,” tegas Jurni.

Lebih lanjut, Jurni melontarkan kritik keras bahwa kebijakan pimpinan NasDem saat ini justru berpotensi merusak citra partai dan mengikis kepercayaan masyarakat di Sultra.

Ia bahkan melontarkan analogi tajam bahwa langkah tersebut sama dengan NasDem menggali kuburnya sendiri.

Ia pesimistis Partai NasDem mampu mendulang suara maksimal pada Pemilu 2029 mendatang jika pola kepemimpinan dan pengelolaan partai terus berjalan dengan cara-cara saat ini.

“Kalau cara NasDem dipimpin seperti ini, ini bukan untuk memperbaiki tapi merusak, dan kepercayaan masyarakat Sultra terhadap NasDem akan hilang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jurni juga meminta kepada DPP Partai NasDem agar lebih jeli dalam menerima informasi dari daerah serta mengapresiasi kontribusi nyata para kader di Sultra yang selama ini turut membesarkan partai.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA