Pemkot Kendari Minta Maaf, Layanan Darurat 112 Sedang Gangguan

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Mei 2026 19:22 37 radarkendari.id

KENDARI — Layanan panggilan darurat 112 milik Pemerintah Kota Kendari dilaporkan mengalami gangguan sejak Sabtu malam (16/5/2026). Akibatnya, sebagian masyarakat mengalami kesulitan mengakses layanan pengaduan dan panggilan cepat yang selama ini digunakan dalam situasi darurat.

Gangguan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat layanan 112 merupakan jalur penting bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi kedaruratan, mulai dari kebakaran, kecelakaan, bencana, gangguan keamanan hingga situasi mendesak lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan tersebut.

“Kami mohon maaf atas gangguan layanan 112, kami sedang mengupayakan untuk perbaikan,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).

Menurut Sahuriyanto, Pemerintah Kota Kendari melalui tim teknis Dinas Kominfo saat ini masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem guna mengetahui penyebab utama gangguan layanan.

Sementara itu, Kepala Bidang E-Government Dinas Kominfo Kota Kendari, Herry, menjelaskan bahwa layanan 112 sebenarnya masih aktif, namun tidak dapat berfungsi normal saat diakses masyarakat.

“Kalau menelpon terhubung tapi tidak bisa tembus atau tidak nyambung,” jelasnya.

Kondisi tersebut menyebabkan panggilan yang masuk tidak tersambung maksimal ke sistem operator layanan 112. Tim teknis disebut masih terus melakukan pengecekan jaringan dan sistem layanan untuk memastikan gangguan dapat segera diatasi.

Pemkot Kendari memastikan proses perbaikan terus dilakukan agar layanan darurat itu bisa kembali beroperasi normal dalam waktu dekat.

Gangguan layanan ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan cepat, terutama saat kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu situasi darurat di lapangan.

Dinas Kominfo Kota Kendari juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sambil menunggu proses normalisasi sistem selesai dilakukan.

Pemerintah berharap layanan 112 segera kembali optimal sehingga masyarakat dapat kembali mengakses layanan kedaruratan tanpa kendala.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA