Kordinator Pogram Kotaku Kendari, La Ngkarisu. Kendari – Sukses menata kawasan kumuh di Kelurahan Lapulu dan Puday membuat Pemkot Kendari kembali mengusulkan program serupa ditahun ini (2023). Pemkot mengusulkan penataan kawasan kumuh lanjutan ke Pemerintah Pusat.
Kordinator Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kendari, La Ngkarisu mengungkapkan, penataan kawasan kumuh sangat penting dalam rangka menata wilayah menjadi lebih baik dan bebas kumuh.
Ia tak menampik jika Program Kotaku sebelumnya yang penganggarannya dari Bank Dunia sudah di closing pada Juli 2023. Kendati demikian, keberlanjutan program masih tersedia di pusat.
Lanjut dia, Pemkot Kendari saat ini masih sementara menyusun perencanaan seperti detail Engineering Desain (DID) untuk menata kawasan disepanjang Lapulu sampai jembatan Bahteramas kemudian masuk kawasan Poasia dari Polairut Polda Sultra sampai perbatasan Kelurahan Talia. “Rencana anggaran Rp 60 miliar,” ungkap La Ngkarisu, Senin (14/08/2023).
Ia mengungkapkan jenis kegiatan yang dilaksanakan tidak jauh berbeda dari program pendaan kawasan kumuh sebelumnya. Seperti diantaranya pembangunan sarana masyarakat, water front city, jalan lingkungan, sarana penanganan persampahan dan lainnya.
“Pemerintah Kota sudah mengusul.Jika sukses program penataan kawasan kumuh sudah bisa berjalan tahun depan,” pungkasnya.
(wan/wan)
Tidak ada komentar