Universitas Halu Oleo mengukuhkan delapan Guru Besar baru dalam sidang senat terbuka yang digelar pada Rabu (29/7/2026). RADAR KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali memperkuat jajaran tenaga pengajarnya dengan mengukuhkan delapan Guru Besar baru dalam sidang senat terbuka yang digelar pada Rabu (29/7/2026).
Delapan profesor baru tersebut berasal dari lima fakultas berbeda di lingkungan kampus UHO.
Rincian delapan guru besar yang dikukuhkan terdiri atas satu orang dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dua orang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), satu orang dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL), dua orang dari Fakultas Teknik (FT), serta dua orang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Dalam sambutannya, Plt. Rektor UHO, Prof. Khairul Munandi, mengungkapkan rasa bangga serta mengapresiasi pencapaian tertinggi dalam karier akademik para dosen tersebut.
Ia menegaskan bahwa jabatan profesor bukan sekadar penghargaan, melainkan panggilan untuk memikul tanggung jawab moral dan ilmiah yang lebih besar.
“Guru besar atau biasa dikenal dengan ‘Profesor’ merupakan puncak karier jabatan fungsional seorang dosen. Saya berpesan agar para guru besar yang dikukuhkan hari ini memberikan aksi nyata untuk memajukan UHO melalui keilmuannya masing-masing, serta menghasilkan lebih banyak karya dalam penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujar Prof. Khairul Munandi.
Ia juga menekankan peran penting profesor sebagai academic leader yang mampu menginspirasi dosen muda dan mahasiswa lewat integritas serta kolaborasi.
“Guru besar memimpin bukan hanya lewat otoritas akademik, melainkan melalui teladan intelektual. Dengan kombinasi keahlian, keterampilan manajerial, dan empati, kita harapkan mampu menyelaraskan Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Berikut adalah deretan profesor baru UHO yang dikukuhkan beserta fokus kepakarannya:
Penambahan delapan guru besar ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kapasitas kelembagaan UHO, sekaligus memperkuat kontribusi nyata kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut bagi pembangunan daerah dan nasional.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar