Perpusnas Dukung Pelestarian Budaya Lokal Sulawesi Tenggara melalui Bimtek Kepenulisan

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Mei 2025 13:20 125 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara (Dispersip Sultra) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan berbasis konten budaya lokal dengan tema “Menggali Budaya dan Kearifan Lokal Sulawesi Tenggara Melalui Kepenulisan Kreatif”.

Kegiatan yang didukung penuh oleh Perpustakaan Nasional RI ini bertujuan meningkatkan kompetensi penulis pemula, menambah jumlah penulis kreatif yang melestarikan kearifan lokal, mengembangkan konten literasi berbasis kearifan lokal, dan menciptakan ekosistem kepenulisan di daerah.

Ketua Panitia Bimtek, Herlina.

Ketua Panitia, Herlina, menjelaskan bahwa bimtek ini terbagi dalam beberapa tahapan. Dimulai dari penjaringan naskah peserta (17 April – 24 Mei 2025),  Bimtek tahap I (26-27 Mei 2025), penugasan penulisan (28 Mei – 26 Juni 2025), Bimtek tahap II dan penelaahan naskah (30 Juni 2025), evaluasi dan finalisasi (Juli 2025), dan terakhir proses penerbitan antologi budaya lokal Sulawesi Tenggara.

Bimtek yang dilaksanakan di Aula Perpustakaan Modern Sultra, Jl. Sao-Sao Kendari ini diikuti oleh pustakawan, pegiat literasi, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Salah satu narasumber bimtek, Direktur Eksekutif ALINEA Jakarta, Deasy Tirayoh (Penulis)

“Narasumber bimtek terdiri dari para pakar, antara lain Syaifuddin, S.Pd., M.Sos (BRIN), Deasy Tirayoh (ALINEA Jakarta), dan Dr. La Ode Taalami, S.Pd., M.Hum (Akademisi/Budayawan Sultra),” ungkap Herlina, Senin (26/05/2025).

Materi yang disampaikan meliputi teknik penulisan, pengantar budaya dan kearifan lokal, teknik penulisan esai dan artikel berbasis budaya lokal, serta penyuntingan naskah.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sultra, Nurlena Harahap.

Sekretaris Dispersip Sultra, Nurlena Harahap menambahkan bahwa kegiatan ini sangat penting mengingat tantangan pelestarian budaya lokal di era globalisasi.

Pengaruh budaya populer global dan perubahan struktur sosial ekonomi mengancam kelestarian tradisi lokal.

“Bimtek ini diharapkan dapat menghasilkan tulisan-tulisan berkualitas, meningkatkan kemampuan peserta menulis, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui informasi dan pengetahuan baru tentang budaya lokal Sulawesi Tenggara,” kata Nurlena.

Buku antologi yang diterbitkan oleh Perpusnas Press nantinya akan menjadi koleksi Perpustakaan Modern Sultra.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen mendukung program penguatan minat baca dan literasi daerah,” pungkasnya.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA