Perputaran Uang Capai Rp 160 Juta, Hasil Gerakan Pangan Murah di Pasar Kreatif Kota Kendari

waktu baca 4 menit
Selasa, 21 Nov 2023 12:36 102 radarkendari.id

Kendari, RADARKENDARI.ID – Pasar Kreatif yang digelar Pemkot Kendari bekerjasama dengan Dekranasda telah berakhir pada, Minggu (20/11/2023) Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari mencatat transaksi dalam pasar kreatif khususnya dibidang pangan mencapai Rp 160 juta.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu didampingi Ketua TP PKK Kota Kendari, Siti Chomza Asmawa memperlihatkan beragam produk IKM di Pasar Kreatif Kota Kendari 2023.

Kepala Disketapang Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, total transaksi dalam gerakan pangan murah (GPM) pada Pasar Kreatif Kota Kendari 2023 tercatat sebesar Rp 160 juta. Ratusan juta transaksi berasal dari pembelian beberapa komoditi pangan.

“Masyarakat banyak yang datang membeli beras, gula pasir, minyak goreng, termasuk telur. Banyak yang belanja karena harga bahan pokok di Pasar Kreatif ini sangat murah,” ungkap Abdul Rauf, Senin (20/11/2023).

Lanjut dia, bahan pokok yang diperdagangkan di pasar kreatif kali ini sangat terjangkau. Misalnya beras hanya dibenderol Rp 53 ribu/5 kg, gula pasir Rp 14.500/kg, minyak goreng Rp 14 ribu/liter, dan telur ayam ras Rp 50 ribu/rak.

“Bahan pangan ingin langsung didatangkan dari distributor. Total ada 13 distributor yang terlibat termasuk dari Bulog,” ungkap Abdul Rauf.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari ini menambahkan, selain di Pasar kreatif, gerakan pangan murah juga akan dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada pekan ini.

“Salah satu agenda Rakornas IDI adalah fun walk dan diselingi gerakan pangan murah. Lokasinya di Pelataran Masjid Al Alam Kendari,” pungkasnya.

Stok Aman Hingga Akhir Tahun 2023

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memastikan ketersediaan bahan pangan aman hingga akhir tahun ini (2023). Itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf.

Kepala Disketapang Kota Kendari, Abdul Rauf memantau ketersediaan bahan pangan disalah satu distributor di Kota Kendari.

Abdul Rauf mengungkapkan, berdasarkan hasil pantauannya dibeberapa distributor pangan di Kota Kendari, stok pangan daerah masih Surplus.

Ia mengungkapkan, stok beras masih Surplus sebanyak 3.606 ton, gula pasir 365 ton, gula pasir 515 ton, telur ayam 4,68 ton, bawang merah 36,44 ton, dan cabai 1,28 ton. “Bahan pangan di Kota Kendari masih aman. Masih cukup hingga akhir tahun ini,” ungkap Abdul Rauf.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari ini berharap masyarakat ditengah kondisi kekeringan berkepanjangan ini agar semakin bijak berbelanja dan tidak boros pangan. Itu penting dilakukan dalam rangka mendukung ketersediaan bahan pangan di Kota Kendari.

“Meski saat ini kita masih Surplus bahan pangan tapi kami harap masyarakat bisa baik dalam berbelanja maupun dalam konsumsi pangan. Harus bijak, harus hemat agar panga kita tetap aman,” ungkapnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Kendari aman hingga tiga bulan kedepan.

“Diperkirakan untuk tiga bulan kedepan ketersediaan bahan sembako di Kota Kendari ini aman dan sudah kita lakukan pengecekan baik ditingkat distributor maupun di gudang Bulog,” ungkap Asmawa Tosepu.

Selain memastikan ketersediaannya mencukupi, Asmawa juga memastikan alur distribusi bahan pokok ke Kota Kendari berjalan lancar. Menurutnya, distribusi bahan pangan dari daerah pemasok sangat menentukan laju inflasi didaerah.

“Pemerintah Kota Kendari melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bekerja agar inflasi di Kota Kendari terkendali sehingga masyarakat bisa menjangkau kebutuhan pangannya dengan harga yang ekonomis,” pungkasnya.

Warga Diusul Dapat Bantuan Pangan Gratis

Kabar gembira bagi masyarakat kurang mampu di Kota Kendari. Pemerintah dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan pangan gratis. Di Kendari terdapat sekitar 21 ribu calon penerima bantuan beras cadangan pemerintah itu.

Kepala Disketapang Kota Kendari, Abdul Rauf.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, bantuan beras gratis ini bersumber dari pemerintah pusat.

“Berdasarkan hasil rapat yang dipimpin Bapak Presiden RI, Perum Bulog diinstruksikan untuk segera melaksanakan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk pemberian bantuan pangan beras. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijatah sebanyak 10 kilogram beras,” ungkap Abdul Rauf.

Guna mensukseskan program tersebut, saat ini pihaknya tengah membangun kordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menginventarisir calon penerima agar penyalurannya bisa tepat sasaran.

Selain bantuan beras, pemerintah juga merencanakan akan memberikan bantuan berupa daging ayam 1 kg, telur ayam 10 butir, setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut dalam rangka mengatasi masalah stunting.

“Penerimanya ditentukan oleh pusat. Bagi masyarakat yang tercover bantuan ini akan dihubungi oleh pendamping bantuan dari Kemensos termasuk dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA