Dua Prodi di UHO mulai menjalani proses visitasi akreditasi internasional dari lembaga sertifikasi bergengsi asal Jerman, Accreditation Agency for Degree Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics (ASIIN), pada Senin (22/6/2026). RADAR KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) secara resmi mulai menjalani proses visitasi akreditasi internasional dari lembaga sertifikasi bergengsi asal Jerman, Accreditation Agency for Degree Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics (ASIIN), pada Senin (22/6/2026).
Proses visitasi yang berlangsung selama dua hari ini dilakukan untuk menilai kelayakan dan memastikan mutu pendidikan pada dua program studi (prodi), yakni Program Studi Sarjana Kimia dan Program Studi Sarjana Fisika, agar memenuhi standar kualitas pendidikan tinggi internasional.
Kegiatan yang dipusatkan di Kampus UHO, Kendari ini menghadirkan tim asesor internasional yang terdiri dari pakar lintas negara (Jerman dan Indonesia).
Mereka adalah Prof. Dr. Gert-Ludwig Ingold (Augsburg University), Prof. Dr. Klaus-Uwe Koch (Westphalian University of Applied Sciences), Dr. Volker Gettwert (Fraunhofer Institute for Chemical Technology), Dr. Herri Trilaksana (Universitas Airlangga), serta perwakilan mahasiswa Andi Maqhfirah Nurul Fitri (Universitas Hasanuddin).
Seluruh jalannya proses penilaian ini didampingi langsung oleh perwakilan Kantor ASIIN, Emeline Jerez, PhD.
Pada hari pertama visitasi, Senin (22/6), agenda dibuka dengan pemaparan komprehensif mengenai profil institusi.
Sesi ini mempertegas posisi strategis Prodi Kimia dan Prodi Fisika dalam struktur akademik UHO, termasuk memaparkan arah pengembangan, ketersediaan SDM, rekam jejak kerja sama, hingga sistem penjaminan mutu yang diterapkan universitas.
Usai pemaparan, tim asesor melanjutkan agenda dengan diskusi mendalam bersama masing-masing koordinator program studi.
Tidak hanya melakukan telaah dokumen akademik dan administrasi pembelajaran, tim asesor juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau kualitas laboratorium serta fasilitas pendukung pembelajaran yang dimiliki UHO.
Memasuki hari kedua, Selasa (23/6), fokus visitasi bergeser pada konfirmasi riil di lapangan melalui pertemuan khusus dengan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan.
Lewat sesi wawancara ini, asesor menggali informasi langsung terkait pengalaman belajar mahasiswa, kualitas layanan akademik, hingga iklim kerja dan pendidikan dari kacamata sivitas akademika.
Setelah seluruh rangkaian pertemuan selesai, tim asesor ASIIN menggelar diskusi internal untuk menyusun draf hasil penilaian sementara terhadap kedua prodi tersebut.
Secara keseluruhan, visitasi ini menjadi instrumen krusial dalam menilai kualitas penyelenggaraan pendidikan secara objektif dan global.
Komponen penilaian ASIIN sangat komprehensif, mencakup struktur kurikulum, efektivitas proses pembelajaran, kapasitas sumber daya manusia, kelayakan fasilitas, sistem penjaminan mutu, hingga outcome atau relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Rektorat UHO menegaskan bahwa keikutsertaan dalam akreditasi internasional ASIIN ini merupakan komitmen nyata universitas untuk meraih pengakuan global.
Jika berhasil meraih akreditasi ini, capaian tersebut diharapkan tidak hanya memperluas jejaring kerja sama akademik dan riset internasional bagi UHO, tetapi juga melipatgandakan daya saing para lulusan Prodi Kimia dan Fisika di pasar kerja nasional maupun internasional.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar