Rakorwil AGPAI Sultra 2026, Sinergi Guru PAI Hadapi Tantangan Transformasi Digital

waktu baca 3 menit
Sabtu, 2 Mei 2026 21:02 174 radarkendari.id

KENDARI – Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (DPW AGPAI) Sulawesi Tenggara sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) tahun 2026.

Penyerahan penghargaan kepada dua DPD terpilih untuk mengikuti program sharing pembiayaan pelatihan guna meningkatkan kapasitas guru agama di daerah. Foto : Agus Setiawan

Kegiatan yang berlangsung di Aula BPMP Sultra pada Sabtu (02/05/2026) ini menjadi wadah strategis bagi para guru agama Islam se-Sultra untuk memperkuat kolaborasi di tengah tantangan era digital.

Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Sultra La Ode Fasikin, Kadis Dikbud Sultra Aris Badara, Kepala BPMP Sultra Junaidin Pagala, serta seluruh pengurus DPW dan perwakilan DPD AGPAI Kabupaten/Kota.

Tiga Pilar Karakter: Al-Qur’an, Salat, dan Adab

Ketua AGPAI Sultra, La Hamiku, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menjawab merosotnya minat baca tulis Al-Qur’an dan kedisiplinan ibadah di kalangan generasi muda.

Ia menggarisbawahi tiga prioritas utama yang harus dituntaskan: yakni Kemampuan baca tulis Al-Qur’an, Kualitas ibadah salat, dan Penguatan karakter atau adab.

La Hamiku menyatakan bahwa jika ketiga fondasi ini kuat, maka aspek pendidikan lainnya akan mengikut.

Ia juga mengajak pemerintah dan seluruh elemen sekolah untuk bergotong royong dalam memikul tanggung jawab pendidikan karakter.

Teknologi Tidak Bisa Gantikan Peran Guru

Mewakili Gubernur Sultra, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, La Ode Fasikin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa meskipun dunia kini dikuasai oleh kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), sentuhan emosional dan keteladanan seorang guru agama tetap tidak tergantikan.

“Secanggih apa pun teknologi, ia tidak akan pernah bisa menggantikan peran seorang guru dalam mentransfer nilai-nilai karakter,” tegas La Ode Fasikin.

Selain itu, ia mengingatkan para guru PAI untuk menjadi filter bagi siswa agar terhindar dari paham radikal dan intoleran yang marak di media sosial.

Profesionalisme dan Kolaborasi Daerah

Rakorwil ini juga dirangkaikan dengan Talk Show bertema “Penguatan Profesionalisme dan Kolaborasi Guru dalam Mewujudkan Pendidikan Berkarakter di Era Transformasi Digital”.

DPW AGPAI Sultra dengan BPMP Sultra resmi menjalin kemitraan. Foto : Agus Setiawan

Sebagai bentuk langkah nyata, DPW AGPAI Sultra memberikan penghargaan kepada dua DPD terpilih untuk mengikuti program sharingpembiayaan pelatihan guna meningkatkan kapasitas guru di daerah.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen penuh untuk mendukung program strategis AGPAI, yang meliputi:

Profesionalisme guru melalui berbagai pelatihan strategis, Peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadapi transformasi digital, dan Percepatan sertifikasi bagi guru agama di seluruh pelosok Sultra.

Melalui Rakorwil 2026 ini, diharapkan para guru agama Islam kembali ke daerah dengan semangat baru untuk menjadi cahaya bagi generasi muda di Bumi Anoa.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA