RSUD Antero Kendari Belum Diresmikan, Ini Alasannya!

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Sep 2023 10:26 110 radarkendari.id

Kendari – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Antero Hamra Kota Kendari belum bisa diresmikan. Itu menyusul masih berlangsungnya audit oleh Inspektorat.

Inspektur Kota Kendari, Sri Yusnita mengungkapkan, pihaknya masih melaksanakan Audit Probitiy. Audit Probity dilaksanakan untuk memberikan keyakinan melalui penilaian (independen) apakah proses, prosedur, dan sistem pada proyek sektor publik telah dilakukan dengan integritas, kebenaran, dan kejujuran oleh para pihak yang terlibat. “Masih pemeriksaan. Hasilnya belum ada,” ujarnya, Senin (18/09/2023).

Sri Yusnita memastikan RSUD Antero Hamra belum bisa dilaksanakan karena Laporan hasil Pemeriksaan (LHP) tim pemeriksa belum dikeluarkan. “Belum bisa diresmikan. Masih tunggu hasil audit. Laporannya (progres) 98 persen. Tapi kan kita harus periksa progres fisik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PUPR Kota Kendari, Aswido mengungkapkan, pembangunan RSUD Antero Hamra telah rampung. Saat ini progresnya masuk tahap

instalasi peralatan medis. Ia mengungkapkan, peralatan medis yang dipasang saat ini yaitu peralatan medis kebidanan.

“Kemarin (03/08/2023) saya lihat masuk alat kebidanan. Instalasi peratan medis ini akan dilakukan pada seluruh layanan yang akan dibuka seperti UGD, Poli dan layanan lainnya,” ungkap Aswido.

Ia menambahkan, pembangunan rumah sakit telah rampung 100 persen. Saat ini, pihaknya tengah fokus melaksanakan finishing atau pembersihan sisa material disekitar gedung. “Saat ini kita masuk tahap pembersihan sisa material yang ada gedung rumah sakit. Semua bagian gedung sudah dibangun dan siap digunakan,” ungkap Aswido.

Sekedar informasi, RSUD Antero Hamra dibangun menggunakan dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 88 miliar. RSUD berlokasi di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu. Rumah sakit tersebut dibangun 2 lantai, luas gedung mencapai 6.900 m² dengan fasilitas 67 pasien rawat inap serta dilengkapi peralatan medis modern.

Di areal rumah sakit terdapat jalan sebagai akses, area pakir, dan ruang terbuka hijau (RTH). Seluruh fasilitas dihadirkan untuk menunjang kenyamanan masyarakat yang datang berobat misalnya Ruang Rawat Jalan, Ruang Unit Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap, Ruang Perawatan ICU, Ruang Kebidanan dan Penyakit Kandungan dan Ruang Poli.

Selanjutnya, ada ruang tindakan bedah, Operasi, Farmasi, Radiologi, Sterilisasi, Laboratorium Klinik, Ruang Rehabilitasi Medik, Ruang Kantor dan Administrasi, Ruang jenazah, Ruang Dapur dan Gizi, Laundry, dan Ruang Mekanik.

(wan/wan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA