Sahuriyanto Meronda Nakhodai IKA SPP-SPMA Wawotobi Sultra Periode 2026-2030

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 18:01 29 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SPP-SPMA Wawotobi Sulawesi Tenggara/SMKN PP 5 Konawe periode 2026-2030 resmi dikukuhkan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Tenggara, Mujahidin, mewakili Gubernur Sultra, di Aula SMKN PP 5 Konawe, Sabtu (20/6/2026).

Dalam pengukuhan tersebut, Sahuriyanto Meronda resmi menjabat Ketua IKA Alumni SPP-SPMA Wawotobi Sultra didampingi Titin Prihatin sebagai Sekretaris dan Imelda sebagai Bendahara.

Sahuriyanto sebelumnya terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) IV IKA Alumni yang digelar di Pantai Nambo, Kota Kendari, pada Februari lalu.

Pelantikan ini diawali dengan gerakan penanaman ribuan bibit pohon Cabai oleh para alumni di kawasan lahan budidaya dan peninjauan Green House SMKN PP 5 Konawe.

Mewakili Gubernur Sultra, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran pengurus IKA Alumni yang baru saja dikukuhkan.

“Kami menaruh harapan besar semoga di bawah kepengurusan baru organisasi alumni ini akan bergerak lebih dinamis, solid, dan mampu mengkonsolidasikan seluruh potensi alumni untuk memberikan kontribusi nyata pada pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang kita cintai bersama,” ucapnya.

Menurutnya, alumni SPP-SPMA Wawotobi memiliki warisan nilai kerja keras, disiplin, gotong royong, dan pengabdian yang harus terus dijaga.

Selain mempererat silaturahmi lintas generasi, organisasi alumni juga diharapkan menjadi wadah berbagi pengalaman, informasi usaha, serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Keberadaan IKA Alumni SMK Negeri 5 Konawe ini hendaknya menjadi wadah untuk para alumni, memperkuat persatuan dan silaturahmi antara alumni lintas generasi, menjadi sarana tukar informasi, dan pengalaman usaha,” katanya.

Mujahidin juga menegaskan pentingnya mengembalikan kejayaan SMKN PP 5 Konawe yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu sekolah pertanian unggulan di Sulawesi Tenggara.

Ia mendorong sinergi antara sekolah, alumni, dan pemerintah daerah dalam pengembangan program pertanian produktif seperti budidaya cabai, tomat, dan bawang yang sejalan dengan upaya pengendalian inflasi daerah.

Sementara itu, Ketua IKA Alumni SPP-SPMA Wawotobi Sultra/SMKN PP 5 Konawe, Sahuriyanto Meronda, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi dengan seluruh alumni dan stakeholder demi mewujudkan berbagai program organisasi selama empat tahun ke depan.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan SPP-SPMA Wawotobi yang telah berdiri selama 56 tahun. Ini adalah sekolah yang telah melahirkan banyak alumni berkualitas dan berkontribusi di berbagai bidang. Karena itu, dibutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Sahuriyanto juga menyoroti kondisi sejumlah sarana dan prasarana sekolah yang membutuhkan perhatian salah satunya aula pertemuan yang sudah puluhan tahun belum mendapatkan perhatian.

Ia berharap pemerintah provinsi dapat mendukung perbaikan infrastruktur sekolah agar kualitas pendidikan dan kenyamanan siswa semakin meningkat.

“Alhamdulilah kabar baiknya, berdasarkan komunikasi dengan Dinas Pendidikan Sultra, sejumlah program peningkatan sarana-prasarana sekolah sudah direncanakan dan akan mulai direalisasikan pada tahun 2027,” terangnya.

Sahuriyanto juga mengungkapkan, usai acara pengukuhan, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan reuni akbar alumni yang akan dipusatkan di Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe yang akan dimeriahkan dengan berbagai doorprize menarik sumbangan dari berbagai pihak sponsor.

“Saya berharap semua alumni dan keluarga masyarakat bisa hadir di acara jalan santai itu karena ada ratusan kupon doorprize yang sudah panitia siapkan,” tandasnya.

Melalui momentum pengukuhan ini, IKA Alumni SPP-SPMA Wawotobi Sultra berkomitmen menjadi mitra strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Laporan : Hasrul
Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA