Tak Andalkan APBD, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Pacu Pembangunan Lewat Kerja Sama Global 

waktu baca 4 menit
Rabu, 1 Jul 2026 10:39 42 redaksi

RADAR KENDARI — Terobosan strategis terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Kendari dalam menggenjot roda pembangunan daerah.

Menyadari bahwa membangun kota tidak hanya bisa bersandar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkot Kendari secara agresif membuka kran kolaborasi melalui skema Creative Financing (pembiayaan kreatif) serta kemitraan internasional yang komprehensif.

Langkah berani ini diambil di bawah semangat visi “Kendari Semakin Maju!” guna menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Melalui integrasi program seperti Sister City, pertemuan bilateral antarkota, hingga pemanfaatan pendanaan luar negeri (Foreign Funding), seluruh sinergi diarahkan pada empat pilar utama: investasi pembangunan, transfer teknologi, peningkatan kualitas SDM, serta perwujudan pelayanan publik yang jauh lebih baik, modern, dan berdaya saing global.

Berikut adalah rincian peta kolaborasi strategis yang sukses dijalankan oleh Pemerintah Kota Kendari:

1. Sinergi Antardaerah: Kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta

Kerja sama tidak hanya dibangun secara lintas negara, melainkan juga diperkuat di dalam negeri demi mewujudkan pelayanan publik yang terintegrasi. Melalui pertemuan bilateral resmi (Bilateral Meeting), Pemerintah Kota Kendari sukses menjalin kesepakatan taktis dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang difokuskan pada tiga sektor esensial:

Pengembangan Kawasan Industri Terpadu: Mendorong percepatan infrastruktur industri untuk menarik minat investor skala nasional dan regional.

Penguatan Armada dan Fasilitas Layanan Publik: Optimalisasi pelayanan masyarakat dengan penguatan fasilitas di bidang pengelolaan sampah (persampahan), armada pemadam kebakaran, penyediaan ambulans medis, dan pengembangan moda transportasi massal (bus).

Transfer Teknologi Smart City: Mengadopsi sistem tata kelola berbasis digital untuk menciptakan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan efisien.

2. Kemitraan Bilateral dan Jaringan Strategis di Republik Rakyat Tiongkok (RRT)

Pemkot Kendari memperluas jejaring internasionalnya di Tiongkok dengan menargetkan komunikasi intensif bersama sejumlah mitra strategis, salah satunya berpusat di Kota Xi’an.

Kemitraan bilateral ini mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan dan inovasi kota masa depan melalui empat fokus utama:

* Pengelolaan sampah berbasis teknologi modern guna mengatasi isu lingkungan perkotaan.

* Pengembangan sektor pariwisata yang dikombinasikan dengan penguatan ekonomi kreatif lokal.

* Program peningkatan kapasitas dan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

* Implementasi transfer teknologi untuk mendukung ekosistem Smart City Kendari.

Selain itu, melalui kemitraan dengan CPAFFC (The China Council for the Promotion of International Friendship of Cities), Pemkot Kendari membangun jejaring internasional antarkota yang kuat sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan dengan berbagai kota besar lainnya di Tiongkok.

3. Program Sister City Kendari – Yiwu (RRT): Dongkrak Ekonomi Riil

Akselerasi ekonomi riil di tingkat akar rumput diwujudkan melalui ikatan resmi Sister City antara Kota Kendari dan Kota Yiwu, RRT. Hubungan internasional ini diproyeksikan sebagai langkah taktis dalam mendongkrak daya saing daerah di pasar global dengan fokus pada:

* Sektor UMKM & Kawasan Industri: Pengembangan dan penguatan kapasitas sektor UMKM lokal agar mampu menembus pasar ekspor serta pengembangan kawasan industri terintegrasi.

* Budaya & Pariwisata: Pertukaran kebudayaan daerah secara global serta pengembangan destinasi pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara.

* Kapasitas SDM: Peningkatan kualitas dan kapasitas tenaga kerja lokal melalui berbagai pelatihan, transfer keahlian, dan standarisasi global.

4. Pembiayaan Kreatif Berkelanjutan: Sister City Kendari – La Rochelle (Prancis)

Bukti nyata dari keberhasilan skema Creative Financing dan Foreign Funding tercermin dari program Sister City yang terjalin antara Kendari dengan Kota La Rochelle, Prancis.

Hubungan bilateral ini telah menghasilkan dukungan pendanaan luar negeri yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar hidup masyarakat Kendari, khususnya pada sektor

Pemenuhan Air Bersih, berupa bantuan fisik dan teknis:

* Pulsator: Dukungan teknologi pengolahan air berupa fasilitas pulsator dengan nilai investasi mencapai Rp586.980.142.

* Nozzle Filter Air: Penyediaan sistem penyaringan air modern dengan nilai berkisar ±Rp800.000.000.

* Bantuan Tenaga Teknis & Peningkatan Kapasitas Personel: Pendampingan langsung oleh para ahli teknis internasional dari Prancis untuk memastikan sistem berjalan optimal, sekaligus memberikan pelatihan khusus bagi staf lokal Pemkot Kendari demi keberlanjutan pengelolaan teknologi air bersih tersebut.

Seluruh program inovasi pembiayaan, perluasan kemitraan bilateral, hingga kerja sama internasional yang masif ini menjadi komitmen penuh dari Pemerintah Kota Kendari agar pertumbuhan ekonomi daerah tidak mengalami stagnasi akibat keterbatasan anggaran daerah.

Kerja sama internasional kini bukan lagi sekadar formalitas hubungan antarkota, melainkan jembatan emas bagi hadirnya investasi berkelanjutan, transfer teknologi tepat guna, serta lompatan kualitas bagi pelayanan masyarakat.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA