Tepis Isu Mangkrak, DPRD Kendari Pastikan Proyek SMPN 4 Sesuai Spesifikasi dan Berlanjut di 2026

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Feb 2026 13:05 48 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Komisi III DPRD Kota Kendari memberikan klarifikasi tegas terkait simpang siur informasi pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) SMPN 4 Kendari.

Setelah melakukan peninjauan lapangan pada Senin (2/2/2026), pihak legislatif memastikan proyek tersebut berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Kunjungan ini dilakukan menyusul beredarnya isu di media sosial yang menuding proyek tersebut mangkrak. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang sebaliknya.

Bukan Mangkrak, Tapi Pembangunan Bertahap

Anggota Komisi III DPRD Kendari, Muslimin T, menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan skema penganggaran bertahap (multi-years) menyesuaikan kemampuan APBD. Tahap pertama telah tuntas tepat waktu pada akhir 2025.

“Kami pastikan ini tidak mangkrak. Definisinya jelas: disebut mangkrak jika anggaran habis tapi fisik tidak selesai. Dalam kasus ini, pekerjaan tahap pertama sudah rampung 100 persen sesuai kontrak dan tepat waktu,” tegas legislator Partai Demokrat tersebut di lokasi proyek.

Berdasarkan hasil pengecekan bersama PPTK dan konsultan pengawas, struktur bangunan dinilai kokoh dan menggunakan material yang sesuai formulasi teknis.

“Secara kasat mata, volume pekerjaan dan kualitas material memenuhi prinsip tepat mutu dan tepat guna,” tambah Muslimin, yang merupakan legislator Dapil Baruga-Kambu.

Fungsional dan Siap Dilanjutkan

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kendari, Zulham Damu, yang turut hadir memantau, menekankan pentingnya aspek fungsionalitas. Menurutnya, meskipun baru menyelesaikan tahap awal, progres yang ada sudah menunjukkan hasil yang baik.

“Bangunan ini sudah fungsional secara struktur untuk tahap pertama. Pembangunan akan terus berlanjut. Secara umum sudah sangat baik, tinggal pembenahan minor saja,” ujar Zulham.

Rencana Tahap Kedua di 2026

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Maljuwais, merincikan bahwa tahap pertama yang dikerjakan oleh CV Asrita Perkasa menelan anggaran sekitar Rp1,7 miliar. Fokus pekerjaannya meliputi pondasi hingga pengecoran plat lantai dua.

Untuk menuntaskan gedung dua lantai tersebut, Pemerintah Kota Kendari telah menyiapkan langkah lanjutan:

• Anggaran Tahap II: Dialokasikan sekitar Rp2 miliar lebih pada APBD 2026.

• Item Pekerjaan: Penyelesaian lantai dua, pembangunan 12 ruang kelas, aula, toilet, hingga pengadaan fasilitas mobiler (meja-kursi).

• Target Rampung: Akhir 2026 dan siap digunakan secara penuh pada awal 2027.

Solusi Keterbatasan Lahan

Pembangunan gedung secara vertikal (bertingkat) ini menjadi strategi Pemkot Kendari untuk mengatasi keterbatasan lahan di SMPN 4 Kendari, sementara minat pendaftar terus meningkat setiap tahunnya.

“Dengan gedung baru ini, kita targetkan tidak ada lagi siswa yang harus masuk kelas sore. Semua bisa terakomodasi di pagi hari dengan fasilitas yang lebih representatif,” pungkas Maljuwais.

Langkah responsif DPRD dan Pemkot Kendari ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran masyarakat serta menjamin transparansi pengelolaan anggaran pendidikan di Kota Lulo.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA