KSOP Kelas II Kendari memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Keselamatan Pelayaran lintas instansi dan operator kapal pada Senin (3/8/2026). RADAR KENDARI — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Keselamatan Pelayaran lintas instansi dan operator kapal pada Senin (3/8/2026).
Langkah strategis ini dilakukan untuk membenahi tata kelola transportasi laut, digitalisasi sistem tiket, hingga kesiapan sarana keselamatan pelayaran di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Rakor yang digelar di Kantor KSOP Kendari ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan maritim Sultra, meliputi Dinas Perhubungan Sultra, Basarnas, BMKG, PT Pelindo, PT Jasa Raharja Kanwil Sultra, Ditpolairud, serta seluruh operator kapal dan penyedia layanan tiket online.
Fokus utama rapat membahas isu ketersediaan tiket legal, pengawasan kapasitas (overcapacity), dan kedisiplinan pencatatan manifes penumpang guna menjamin keselamatan serta kepastian hukum pengguna jasa transportasi laut.
Pertemuan tersebut menghasilkan 9 poin kesepakatan utama, antara lain pembenahan fasilitas pelabuhan, pengetatan validasi manifes penumpang, optimalisasi integrasi tiket digital, sosialisasi keselamatan berlayar secara masif, hingga pembentukan forum komunikasi tanggap darurat maritim.
Sejumlah sektor menyatakan kesiapannya dalam menindaklanjuti kesepakatan tersebut:
Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, Nur Akbar, menyatakan dukungan penuh terhadap hasil koordinasi lintas instansi ini.
Ia menekankan bahwa ketertiban manifes penumpang sangat krusial sebagai dasar jaminan perlindungan santunan bagi masyarakat.
“Bagi kami, ketertiban manifes penumpang dan digitalisasi tiket bukan sekadar prosedur administrasi, melainkan kunci utama dalam memberikan kepastian perlindungan dasar (hak santunan) bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut,” ujar Nur Akbar.
Ia berharap 9 poin kesepakatan yang telah disepakati dapat diimplementasikan secara konsisten demi mewujudkan pelayaran yang aman, nyaman, dan selamat di Sulawesi Tenggara.
EDITOR : AGUS SETIAWAN
Tidak ada komentar