Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari menggelar High Level Meeting (HLM) di Balai Kota Kendari, Kamis (8/10/2026). RADAR KENDARI – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari menggelar High Level Meeting (HLM) di Balai Kota Kendari, Kamis (8/10/2026).
Rapat tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dan dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Edwin Permadi serta jajaran terkait, termasuk pimpinan Bulog.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto, mengatakan rapat TPID membahas sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Kota Kendari.
Salah satu rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat tersebut yakni pelaksanaan pasar murah di sejumlah wilayah kelurahan.
“Pasar murah akan dilaksanakan di wilayah kelurahan. Pelaksanaannya akan dikoordinasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM,” kata Sahuriyanto.
Menurutnya, pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan.
Selain pasar murah, TPID juga merekomendasikan pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) secara berkelanjutan terhadap sejumlah komoditas dan kebutuhan strategis masyarakat.
Sidak tersebut akan menyasar ketersediaan dan distribusi BBM, LPG 3 kilogram atau gas melon, serta beras SPHP. “Juga akan dilakukan sidak secara kontinyu terkait BBM, gas melon dan beras SPHP,” jelasnya.
Sahuriyanto mengungkapkan, sejumlah komoditas menjadi perhatian TPID karena turut memberikan tekanan terhadap perkembangan inflasi di Kota Kendari. Di antaranya bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar rumah tangga, cabai, dan ikan.
Karena itu, pengawasan terhadap ketersediaan, distribusi, serta stabilitas harga komoditas tersebut akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait.
HLM TPID ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi gejolak harga, terutama terhadap kebutuhan pokok yang berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.
Pemerintah daerah bersama BI dan Bulog juga akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan pasokan komoditas strategis di Kota Kendari.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus menekan potensi kenaikan harga yang dapat berdampak terhadap inflasi daerah.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar