UD Gangga Jadi Contoh Sukses Penyaluran Beras SPHP di Kendari, Laris Manis Diserbu Warga

waktu baca 2 menit
Rabu, 30 Jul 2025 00:26 213 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Kendari, Sulawesi Tenggara – Kios Pangan Gangga, menjadi salah satu titik pantauan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) oleh Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang).

Owner Kios Pangan Gangga, Made Adi Wikantara, mengapresiasi pengawasan yang dilakukan pemerintah.

Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat, terutama dengan harga beras per karung ukuran 5 kilogram yang terbilang murah dan berkualitas.

Made juga mengungkapkan betapa larisnya beras SPHP di kiosnya. “Kemarin kita dapat kuota 200 karung, kini tersisa 50 karung. Ini membuktikan masyarakat antusias membeli beras ini,” pungkas Made, menyoroti keberhasilan program SPHP dalam menjangkau dan memenuhi kebutuhan masyarakat di Kendari.

Keberhasilan UD Gangga menjadi bukti nyata bahwa dengan pengawasan dan kolaborasi yang baik, program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari terus memperketat pengawasan penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) demi memastikan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat kurang mampu tetap bisa mengakses beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengendalikan harga beras SPHP di 70 kios pangan mitra Pemkot Kendari.

“Saat ini, sudah ada 20 kios yang menjual beras SPHP seharga Rp62.500 per 5 kilogram, dan pembelinya adalah masyarakat kurang mampu,” ujar Rauf saat meninjau langsung Kios Pangan Gangga di Kecamatan Kadia pada Selasa (29/7/2025).

Dalam kunjungannya, Rauf juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini sebaik mungkin, dengan batasan pembelian dua karung SPHP ukuran 5 kilogram per orang.

Ia juga menekankan pentingnya peran kios pangan dalam menyalurkan beras bersubsidi ini kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Mari bantu pemerintah agar harga beras bisa stabil. Apalagi beras ini sudah disubsidi oleh pemerintah,” pungkasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA