Rektor UHO, Dr.Herman. RADARKENDARI.ID – Universitas Halu Oleo resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026.
Ribuan peserta mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi tersebut dengan sistem berbasis komputer yang menekankan transparansi dan objektivitas.
Pelaksana Tugas (Plt) UHO, Herman, memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan lancar sejak hari pertama pelaksanaan.
“Pelaksanaan UTBK sudah dimulai dan saya pastikan berjalan baik dan lancar,” ujarnya saat ditemui, Selasa (21/4/2026).
Ia juga mengingatkan peserta agar fokus dan mengerjakan soal secara mandiri, karena sistem seleksi sepenuhnya dikendalikan komputer tanpa campur tangan pihak lain.
“Karena tes UTBK ini berbasis komputer, maka yang menentukan hasil seleksi adalah sistem itu sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara UTBK UHO, La Ode Santiaji Bande, mengungkapkan total kuota penerimaan mahasiswa baru yang diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologimencapai 9.464 kursi untuk jenjang D3 dan S1.
Kuota tersebut terbagi dalam tiga jalur seleksi, yakni berbasis prestasi sebanyak 2.846 kursi, seleksi berbasis tes tertulis (UTBK) sebanyak 3.936 kursi, serta jalur mandiri sebanyak 2.822 kursi.
“Pembagian ini mengikuti ketentuan nasional, yakni 30 persen untuk prestasi, 40 persen berbasis tes, dan maksimal 30 persen untuk seleksi mandiri,” jelas Santiaji.
Ia menambahkan, jalur seleksi prestasi saat ini telah rampung dan tengah memasuki tahap registrasi ulang, meskipun tidak seluruh kuota terisi.
Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada peserta dari kalangan kurang mampu melalui skema Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dari total 2.432 peserta KIP yang dinyatakan lulus secara administratif, hanya 753 orang yang dinyatakan memenuhi syarat (eligible) oleh kementerian.
“Penetapan kelayakan ini berdasarkan kategori desil satu hingga desil empat sesuai data nasional,” ungkap Santiaji.
Pelaksanaan UTBK di UHO dijadwalkan berlangsung hingga 28 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap harinya, yakni pagi dan siang. Proses seleksi ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam menjaring calon mahasiswa baru yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional.
Penulis : Faisal
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar