Laba Indosat Stabil di Kuartal II 2025, Perusahaan Genjot Transformasi Digital dan AI

waktu baca 3 menit
Kamis, 31 Jul 2025 23:54 208 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Jakarta – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH; IDX: ISAT) hari ini mengumumkan kinerja keuangan yang tangguh untuk kuartal kedua tahun 2025.

Di tengah dinamika pasar yang menantang, Indosat berhasil mempertahankan profitabilitas sekaligus mempercepat perluasan infrastruktur jaringan, mendorong inovasi inklusif, dan melanjutkan perjalanan transformasinya menjadi perusahaan berbasis AI (AI-TechCo).

Pada kuartal kedua 2025, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp13,5 triliun, turun tipis 0,3% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Meskipun ada sedikit penurunan pendapatan akibat perubahan perilaku pelanggan dan dinamika industri, Indosat tetap konsisten dalam mempertahankan profitabilitas.

Laba periode yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,024 triliun, sementara EBITDA mencapai Rp6,4 triliun dengan margin EBITDA yang sehat sebesar 47,6%.

Capaian ini didukung oleh pengelolaan biaya yang efisien dan disiplin operasional yang kuat.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan.

Indosat terus menjaga komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan dukungan dan dedikasi yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat.

Indosat melanjutkan komitmen untuk berfokus pada keberlanjutan profitabilitas, peningkatan efisiensi operasional, dan terus berada pada transformasi menuju AI.

“Namun yang terpenting, kami tetap fokus pada tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif,” ujarnya.

Inovasi dan Pemberdayaan Melalui Teknologi

Di tengah tantangan, Indosat menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi dengan mengelola biaya secara disiplin dan efisien di seluruh lini operasional.

Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) tercatat sebesar Rp38,9 ribu, menunjukkan relevansi layanan bagi pelanggan.

Jumlah pelanggan mencapai 95,4 juta, sejalan dengan tren konsolidasi SIM secara keseluruhan di pasar.

Sementara itu, trafik data terus menunjukkan pertumbuhan positif, naik 10,3% dibandingkan kuartal sebelumnya, didorong oleh investasi berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur digital.

Untuk memenuhi kebutuhan data yang terus berkembang, Indosat telah memperluas jaringan 4G-nya dengan total lebih dari 203.000 BTS beroperasi, bertambah lebih dari 15.000 BTS selama paruh pertama tahun ini.

Ini mencerminkan momentum operasional yang solid dan kepercayaan terhadap arah pertumbuhan digital Indonesia. Belanja modal (CAPEX) tercatat sebesar Rp7,5 triliun, dengan hampir 79% dialokasikan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Indosat juga menjaga fleksibilitas keuangan dengan rasio utang bersih terhadap EBITDA sebesar 0,49 kali, menunjukkan stabilitas finansial.

Mendorong Transformasi AI di Indonesia

Sebagai wujud komitmen terhadap inovasi inklusif, Indosat meresmikan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura, Papua.

Langkah ini bertujuan membawa transformasi AI kepada masyarakat di wilayah yang kurang terlayani, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, sejalan dengan tujuan Indosat untuk memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang merata.

Selain itu, Indosat juga mencatat tonggak strategis baru dengan menjadi mitra utama AI Center of Excellence, sebuah inisiatif nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).

Berkolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti NVIDIA dan Cisco, Indosat berkomitmen untuk mengakselerasi pengembangan AI di Indonesia.

Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional, dengan fokus pada pengembangan talenta lokal, mendukung transformasi bisnis berbasis AI, serta mendorong inovasi.

“Perjalanan ini belum selesai. Kami optimis telah berada di jalur yang tepat dengan berfokus pada inovasi dan kolaborasi, serta komitmen untuk memberikan dampak yang nyata dan signifikan, tidak hanya bagi kemajuan bisnis, tetapi juga untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Vikram Sinha.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA