Pelabuhan Nusantara Kendari. RADARKENDARI.ID – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Kendari menegaskan bahwa saat ini tidak ada kenaikan tarif pas masuk Pelabuhan Nusantara Kendari.
General Manager Pelindo Regional 4 Kendari, Herryanto mengatakan bahwa tarif pas masuk Pelabuhan Nusantara Kendari yang saat ini sebesar Rp12 ribu masih merupakan tarif lama. Angka tersebut merujuk pada ketentuan yang berlaku sebelumnya.

General Manager Pelindo Kendari, Herryanto.
“Pelindo senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, terutama para pengguna jasa,” tegas Herryanto,Kamis (13/02/2026).
Dia juga mengatakan bahwa pemberlakuan pas masuk pelabuhan merupakan bagian dari strategi manajemen untuk menciptakan ekosistem pelabuhan yang tertib dan profesional. “Tarif ini menjadi instrumen penting sebagai “filter” operasional,” ucapnya.
General Manager Pelindo Regional 4 Kendari menuturkan, ada beberapa alasan yang membuat pihaknya memberlakukan pas masuk pelabuhan, di antaranya yaitu untuk membatasi jumlah orang yang tidak berkepentingan dan mencegah kemacetan di area pelabuhan yang terbatas.
Selain itu juga untuk keamanan penumpang, yaitu menjamin keamanan pengguna jasa [penumpang] dari potensi gangguan keamanan di dalam area sterilisasi.
Serta menciptakan layanan modern melalui penggunaan sistem digital dalam transaksi tiket, memastikan seluruh pendapatan masuk secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kebijakan penerapan tarif pas masuk pelabuhan tersebut juga menurut Herryanto, untuk tetap menjaga kelancaran operasional pelabuhan sebagai objek vital nasional.
“Tujuan utama kami adalah agar pelabuhan tidak krodit atau macet. Keamanan dan kenyamanan masyarakat saat akan berlayar adalah prioritas utama yang ingin kami jaga melalui pengaturan akses ini,” tutupnya.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pelindo berkomitmen untuk tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga selalu mengedepankan layanan dan komunikasi yang sehat dan edukatif kepada semua pengguna jasa.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar