Sultra Maimo Sharia Fest 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM dan Digitalisasi Ekonomi Syariah

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 17:08 46 radarkendari.id

KENDARI – Upaya memperkuat ekonomi dan keuangan syariah di daerah kembali digaungkan melalui pembukaan Sultra Maimo Sharia Fest 2026 yang digelar di Kendari, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif sekaligus memperkuat peran UMKM berbasis syariah di Sulawesi Tenggara.

Diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, festival ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) dan terintegrasi dengan agenda nasional Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Mengusung tema “Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah melalui Pengembangan UMKM dan Digitalisasi untuk Pertumbuhan yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 24–26 April 2026, di sejumlah titik strategis seperti Lippo Plaza Kendari, Tugu Persatuan MTQ, dan Pantai Wisata Bokori.

Dalam pelaksanaannya, Sultra Maimo Sharia Fest menghadirkan berbagai program unggulan, mulai dari Sharia Fair yang melibatkan UMKM sektor makanan-minuman halal, fesyen muslim, hingga produk pesantren, hingga business matching pembiayaan syariah untuk memperluas akses permodalan pelaku usaha.

Tak hanya itu, festival ini juga mendorong penguatan ekosistem halal melalui pengembangan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS), fasilitasi sertifikasi halal bagi UMKM, serta program sosial seperti lelang wakaf produktif dan edukasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

Di sisi lain, akselerasi digitalisasi turut menjadi fokus utama melalui perluasan penggunaan QRIS serta edukasi literasi keuangan digital kepada masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan syariah yang saat ini masih tertinggal dibanding tingkat literasinya.

Secara nasional, ekonomi syariah Indonesia menunjukkan tren positif. Pada 2025, sektor halal value chain tumbuh 6,21 persen (yoy), didorong oleh sektor pertanian, makanan halal, pariwisata ramah muslim, serta fesyen muslim.

Indonesia bahkan berhasil mempertahankan posisi ketiga dunia dalam Global Islamic Economy Indicator 2025.

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru yang lebih merata dan berdaya tahan.

Ke depan, Sultra Maimo Sharia Fest diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga motor penggerak dalam mempercepat pengembangan ekonomi syariah serta pemberdayaan UMKM di daerah.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA