Tanggapan Pertamina Patra Niaga Sulawesi Atas Kendala Pengisian BBM Ambulans di SPBU Sabilambo

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Jun 2026 18:50 100 radarkendari.id

Kolaka – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi informasi yang beredar di media sosial terkait kendaraan ambulans yang disebut tidak dapat melakukan pengisian BBM di SPBU 74.935.08 Sabilambo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (2/6).

Berdasarkan hasil pengecekan dan klarifikasi sementara, kendaraan ambulans tersebut datang ke SPBU untuk melakukan pengisian BBM jenis Pertalite.

Sesuai ketentuan Program Subsidi Tepat, operator SPBU melakukan verifikasi QR Code yang digunakan dalam transaksi pengisian BBM subsidi.

Dari hasil verifikasi diketahui bahwa kuota pada QR Code kendaraan ambulans yang bersangkutan telah habis.

Pengemudi kemudian menunjukkan QR Code lain yang setelah dilakukan pengecekan tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan ambulans yang sedang melakukan pengisian.

Sesuai ketentuan Program Subsidi Tepat, operator SPBU tidak dapat memproses transaksi tersebut.

Sales Branch Manager III Fuel Sulawesi Tenggara, Deraldi Diyesa, menjelaskan bahwa Pertamina memahami pentingnya operasional kendaraan layanan darurat, termasuk ambulans yang menjalankan tugas kemanusiaan.

“Kami memahami bahwa ambulans memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat yang harus sejalan dengan prosedur yang ada,” ujar Deraldi.

Lebih lanjut, Deraldi menyampaikan bahwa petugas SPBU telah menawarkan alternatif pengisian menggunakan BBM non-subsidi, yaitu Pertamax, agar perjalanan kendaraan tetap dapat dilanjutkan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kami telah melakukan penelusuran dan koordinasi dengan pengelola SPBU serta instansi terkait untuk memperoleh gambaran utuh atas kejadian ini. Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati,” jelas Lilik.

Saat ini Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan setempat, untuk memastikan kesesuaian data kendaraan dan penggunaan QR Code pada kendaraan ambulans sesuai ketentuan Program Subsidi Tepat.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code sesuai dengan kendaraan yang digunakan untuk dapat melakukan transaksi BBM Subsidi.

Jika terdapat perubahan identitas kendaraan diharapkan masyarakat dapat melakukan pembaruan data pada kanal resmi Pertamina.

Apabila masyarakat mengalami kendala layanan di SPBU atau menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA