Warga Kendari Keluhkan Masalah Banjir dan Kelangkaan LPG 3 Kg ke Wali Kota Siska

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 22:14 31 redaksi

RADAR KENDARI — Persoalan banjir, lampu jalan mati, infrastruktur rusak, hingga lonjakan harga LPG 3 kilogram menjadi rentetan masalah yang dikeluhkan warga Kecamatan Kadia dan Wua-Wua kepada Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh warga dalam agenda Wali Kota Kendari bersama Forkopimda Menyapa yang berlangsung di kawasan Kali Kadia, Senin (24/8/2026).

Wali Kota Siska menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang secara lintas sektor dengan memboyong Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, hingga seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran jajaran lengkap ini bertujuan agar persoalan di lapangan dapat direspon dan dicarikan solusi secara cepat.

“Tidak ada lagi yang harus kita salahkan nantinya. Kalau mungkin di reses hanya anggota DPR, masih harus mengoordinasikan dengan Wali Kota. Tetapi kalau hari ini kita lengkap semua hadir,” ujar Siska.

Poin-Poin Utama Keluhan Warga

  • Banjir & Drainase: Warga mengeluhkan langganan genangan air di sekitar SMPN 9 Kendari dan kawasan Mataiwoi. Penanganan mendesak yang diminta mencakup pengerukan drainase menggunakan alat berat serta penertiban bangunan di atas Kali Kadia yang menyumbat aliran air.
  • Lampu Penerangan Jalan: Lampu jalan di Kelurahan Pondambea, Wua-Wua, dan sekitarnya dilaporkan padam, sehingga warga meminta perbaikan cepat demi keamanan jalur utama dan pemukiman.
  • Fasilitas Umum & Hak Ketua RT/RW: Warga Kelurahan Anaiwoi mengusulkan penataan taman di jalur dua, perbaikan dan pengaspalan jalan, hingga mempertanyakan kejelasan keterlambatan pencairan honorarium RT dan RW.
  • Kelangkaan & Harga LPG 3 Kg: Tingginya harga gas melon di pasaran turut disuarakan agar pemerintah segera melakukan pengawasan dan penstabilan harga.

Melalui forum bertatap muka langsung ini, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk segera menindaklanjuti berbagai inventarisasi masalah tersebut melalui kerja sama antar-OPD terkait.

Editor : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA