Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Kabaena yang Hilang dalam Keadaan Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Senin, 24 Agu 2026 14:20 31 redaksi

RADAR KENDARI – Operasi SAR terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahunya di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana, resmi ditutup.

Korban bernama La Parinta (62), warga Desa Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Minggu dini hari.

Plh. Kepala Basarnas Kendari, Iwan Gunawan, mengonfirmasi bahwa korban berhasil ditemukan oleh tim di lapangan sekitar pukul 01.30 WITA.

“Korban ditemukan pada pukul 01.30 WITA sekitar 3,85 Nautical Mile (NM) arah utara dari perkiraan lokasi kejadian (Last Known Position). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Iwan Gunawan dalam keterangannya, Minggu.

Dengan ditemukannya korban, seluruh rangkaian Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Proses pencarian malam itu didukung kondisi cuaca cerah, kecepatan angin sekitar 8,5 km/jam dari arah utara, serta tinggi gelombang 0,5–1 meter berdasarkan data BMKG.

Kejadian berawal saat korban keluar melaut pada Jumat (21/08/2026) pukul 03.00 WITA dan biasanya kembali ke rumah sekitar pukul 20.00 WITA pada hari yang sama. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang.

Pada Sabtu (22/08/2026) sekitar pukul 09.20 WITA, warga Dusun Galu, Kelurahan Dongkala, menemukan perahu (longboat) milik korban dalam kondisi tanpa awak terapung di antara perairan Kecamatan Telaga Raya dan Kabaena Timur.

Pihak keluarga dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian awal namun hasil nihil, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Kendari.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA