Kaya Akan Makna Budaya, Pj Gubernur Apresiasi Film Karya Anak  Bangsa

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Okt 2023 00:19 91 radarkendari.id

Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto

KENDARI,

Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, kini terus mendorong pengembangan daerah di Bumi Anoa. Bukan saja dalam penataan birokrasi dan pembangunan segala sektor di Pemprov Sultra,  namun juga dalam pengembangan budaya-budaya lokal yang ada diwilayah ini.

Hal ini terbukti dengan besarnya apresiasi orang nomor satu di Bumi Anoa itu terhadap film karya anak bangsa dengan judul “Masonggi”. Hadirnya film ini, merupakan suatu hal yang positif dalam mempublikasikan potensi-potensi budaya dan kearifan lokal yang ada di Sultra.

Terlebih, film ini merupakan karya Rumah Semut Film yang telah sukses mempersembahkan Film Malulo di tahun 2017 dan Malulo 2 pada 2020. Dan kini karya seni terbarunya yakni Film Masonggi  akan tayang pada  November tahun 2023 mendatang.

Menurut Andap, karya sinematik ini memiliki makna penting bagi ingatan atas berbagai budaya dan kearifan lokal Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara yang dicintai bersama. Mengingat film ini menceritakan Kisah cinta Pemuda Bau-Bau dan Putri Kendari. Cinta dalam Segulung Sinonggi. Cinta disedapnya kuliner Kabuto, Kasuami, Kambuse, dan tentu saja Sinonggi.

“Terima kasih untuk Rumah Semut Film yang telah menorehkan karya “Masonggi”. Saya bangga dan memberi apresiasi atas karya yang didedikasikan pula sebagai jalan membangun kecintaan pada tanah air. Identitas kearifan lokal yang dikemas dengan nilai artistik, saya percaya  ini akan menjadi karya budaya yang indah,”kata Andap.

Jenderal bintang tiga ini juga mengucapkan selamat untuk seluruh Pekerja Seni yang terlibat dan mengucapkan terima kasih untuk tak letih mencintai dan berjuang untuk Bumi Anoa, Sultra tercinta.

“Tak sabar saya saksikan karya indah Putra Putri terbaik Sulawesi Tenggara. Selamat,”ucapnya.

Sebagai informasi, Film Masoggi adalah besutan salah seorang sutradara kondang asal Kendari, Irham Acho Bahtiar.

Film ini seluruhnya mengangkat full Sulawesi Tenggara, mulai dari talent, kru pendukung dan  lokasi. Untuk lokasi shooting produksi Rumah Semut Filem ini tak tanggung-tanggung menjajal lima wilayah di Sultra   yang meliputi Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Utara dan Kota Baubau. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA