Distan Kota Kendari bersama tim BBRMP Provinsi Sultra dan Penyuluh pertanian monitoring dan laksanakan penanganan awal kekeringan di Kawasan Persawahan Amohalo Baruga Kota Kendari. RADAR KENDARI — Kekeringan yang sempat mengancam kawasan persawahan Amohalo, Kota Kendari, kini mulai tertangani.
Dari total 32 hektare lahan sawah yang terdampak musim kemarau, sebagian besar di antaranya sudah berhasil diselamatkan melalui intervensi cepat lintas instansi.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, menyampaikan bahwa penanganan lahan terdampak dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dan instansi vertikal.
“Lahan persawahan di Amohalo yang terdampak sebelumnya mencapai 32 hektare. Setelah dilakukan intervensi bersama provinsi melalui bantuan pompa air, alhamdulillah sekitar 20 hektare sudah bisa tertangani. Saat ini tersisa sekitar 10 hektare yang masih dalam proses pengerjaan,” ujar Imran.
Ia menambahkan, respons cepat ini berhasil ditekan berkat kerja sama yang solid antarinstansi untuk memastikan pasokan air ke sawah petani tetap terjaga selama musim kemarau.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar