Dituding Potong Dana BOK, Kepala Puskesmas Nambo Angkat Bicara: “Satu Peser Pun Saya Tidak Pegang!”

waktu baca 2 menit
Minggu, 31 Mei 2026 18:58 56 radarkendari.id

KENDARI – Kepala Puskesmas Nambo, Kota Kendari, Irmawati Nurdin, SKM, akhirnya buka suara terkait rumor miring yang menerpa instansinya.

Dengan tegas, ia membantah keras pemberitaan yang menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) atau pemotongan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di lingkungan Puskesmas Nambo.

Saat ditemui pada Minggu (31/5/2026), Irmawati mengaku sangat terkejut dan syok ketika pertama kali mendengar kabar burung tersebut.

Ia memastikan bahwa tudingan yang dialamatkan kepadanya sama sekali tidak berdasar.

“Tidak benar sama sekali. Saya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut. Saat berita itu turun, saya cukup syok dan kaget karena hal itu tidak pernah saya lakukan,” ujar Irmawati dengan nada kecewa.

Untuk menepis isu liar yang beredar, Irmawati membeberkan fakta mengenai mekanisme pengelolaan anggaran di puskesmas yang dipimpinnya.

Dana yang sempat dipolemikkan tersebut rupanya merupakan dana perjalanan dinas yang bersumber dari BOK untuk petugas lapangan.

Irmawati menjelaskan dua poin krusial yang membuktikan tidak adanya celah untuk melakukan pemotongan:

  • Sistem Transfer Langsung: Anggaran BOK dibayarkan secara cashless (non-tunai) dan langsung masuk ke rekening pribadi masing-masing tenaga kesehatan yang bertugas.
  • Tanpa Perantara: Proses pencairan sama sekali tidak melalui tangan Kepala Puskesmas secara pribadi.

“Saya tidak pernah mengarahkan untuk melakukan hal seperti itu (pemotongan). Bahkan sampai saat ini, saya tidak mau memegang uang itu sepeser pun. Semua langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima, tidak pernah dibayarkan secara tunai,” tegasnya.

Melalui klarifikasi resmi ini, Irmawati berharap masyarakat tidak termakan oleh informasi yang keliru.

Isu miring ini diharapkan tidak mengaburkan fokus Puskesmas Nambo dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada warga Kecamatan Nambo.

Di akhir penjelasannya, ia kembali menegaskan komitmennya untuk memimpin Puskesmas Nambo dengan integritas tinggi dan transparansi penuh.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan dan memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran berjalan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Irmawati.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA